Senin, 14 Mei 2012

..kisah yang terpenggal..

Pagi ini (31 April 2012 skitar pukul 08.00 wib)badanku yang sudah dibersihkan oleh suster perawat dari ujung kepala hingga ujung kakiku,dengan diselimuti slimut loreng biru khas TNI-AL serta penutup kepala berwarna senada,aku didorong masuk menuju gedung operasi dan dikumpulkan dalam satu bangsal besar bergabung bersama para calon manusia yang menunggu jadwal operasi hari ini..

Kuperhatikan kanan kiriku..
Kuhitung jumlah infus yg bergelantungan di tiang infus tempat tidur..ada 10..artinya ada 10 org pasien.

Sekilas kulihat wajah2 mereka tampak cemas ada yang menahan sakit,ada yang melamun, ada juga yang terlelap tidur karena suntikan opium, wajah serius perawat hillir mudik tiada henti, juga dokter spesialis sekali2 visite calon pasiennya.....

Ruang tunggu ini terasa angker dan sunyi senyap....
yang kudengar hanya suara AC dan hembusan nafas panjang serta sayup2 terdengar doa keluar dari mulut kami "orang2 memiliki kelemahan fisik" yang menanti kesembuhan dan mujijat dari Tuhan pencipta tubuh dan roh kami...

Karena jenuh menunggu waktu operasi tiba, kucoba mnyapa ibu muda disebelah kananku,tak lama berselang kami terlibat perbincangan,dengan suara terbata bata dia bercerita kakinya hendak diamputasi karena sudah membusuk tidak bisa diselamatkan lagi, sudah 1 tahun ini dia ditinggal oleh suaminya yang dinas di Aceh.saat inipun karena alasan keamanan negara, suaminya tidak dapat kembali kesurabaya untuk menemaninya.intinya dia mengalami penderitaan ini sendirian..dia bgitu shock dan terpukul..matanya lebam oleh tekanan air mata yang telah menahun tumpah.tulang pipinya turun menandakan tekanan psikis yang dia rasakan.. Kucoba kuatkan ibu tsb dengan senyum manisku,kubagikan cerita segar tentang perjalanan hidupku dengan memasukan sedikit kisah lucu didalamnya..
Ibu tersebut mulai keliatan relax.. Dia tersenyum sambil menimpali ocehan2ku dan akhirnya bisa tertawa lepas ...
Aku bersyukur atas hal tersebut...
Saat namanya dipanggil masuk kedalam ruang operasi,dia katakan sambil tersenyum padaku, "doakan aku ya dek...semoga kita bertemu lagi setelah operasi ini"....kupegang erat dan hangat jemari tangannya..kukatakan padanya "pasti mbak...tak ada yg perlu ditakutkan didunia ini selain TUHAN mbak..smua akan baik2 saja..apapun yg ada dalam diri kita adalah milik Tuhan.Tubuh ini...kaki ini...ginjal ini..hanyalah titipanNYA, jika Dia memintanya kembali berikanlah dengan hati ikhlas dan penuh syukur karena Tuhan masih memberikan nafas khidupan untuk kita...smua akan terasa lebih ringan(Aku berkata ini karena Itupun terjadi padaku mbak...)Mbak tidak sendirian didunia ini,banyak jutaan umat yang merasakan nasib serupa seperti yang kita alami, yang pasti Rancangan Tuhan bukan rancangan kita manusia...Rancangannya adalah Rancangan Maha Sempurna yang tak terfikirkan,tak dapat dijangkau oleh kita yang serba terbatas ini"....Masuklah mbak tersebut kedalam ruang operasi dengan tersenyum..kulambaikan tanganku sampai ia menghilang ditikungan koridor ruang operasi.... 

Waktu terus berjalan..
1 jam sudah berlalu...
Dari tidur..bangun..tidur lagi..bangun lagi..dan rasa sakit di ginjal kirikupun semakin menggila...keringat dinginku mulai mengucur dari dahi dan stiap sela tubuhku padahal AC ruangan ini sangat dingin awalnya...kurekatkan bibirku menahan sakit...kupanggil perawat yang kebetulan lewat, kubertanya "adakah selimut extra yang bisa kupakai?"(Tanpa kukatakan rasa sakitku ini padanya)...mas perawat itu menganggukkan kepala dengan sopan dia berkata..tunggu sebentar ya mbak...!??kukatupkan mataku dan kembali memintal doa menanti kesembuhan Ilahi..  

10 menit berlalu...
Sayup2..kudengar tapak kaki perawat mendekati tempat tidurku...kubuka mataku sedikit, kulihat mas perawat yang tadi datang dengan membawa selimut tebal warna pink,dia langsung menyelimutiku, sambil nyerocos dia bercerita bahwa dia berjalan kaki dari gedung operasi keluar menuju pavilyun dengan jarak tempuh sekitar 500 meter an demi mencarikanku selimut yg tebal ini."agar mbak tidak kedinginan",katanya..aku mengatakan "terima kasih ya mas?mas memiliki hati yang sangat baik!"kuberikan senyum tulus untuknya.Kemudian dia menanyakan umur dan status maritalku...kujawab semua yg dia tanyakan tadi, dia mengenyitkan alis tanda tdk percaya..kemudian dia buka2 lagi file rekam medisku yang dipegangnya..membolak balik dan menyusuri dengan matanya halaman demi halaman file segede gambreng itu(iich...jadi kebayang tumpukan berkas perkara yang belum sempat kukerjakan namun sudah inkraach dilemari meja kerjaku) :D
Dia senyum2 malu sambil mengoceh pelan...saya fikir masih single mbak..ternyata sudah berkeluarga toh??....
Aku nyengir kuda menanggapi ocehannya dan berkata "makanya mas...coba mas dulu sekolah hukum terus ngelamar jadi hakim..dijamin deh jadi seperti saya yg mas liat awet muda ini.lihat rambut saya juga hitam ďan lebat kan?muka saya juga kinyis2 kayak mesin poto kopi! itu tandanya bahwa profesi sebagai hakim di indonesia ini sangat sejahtera masss....dijamin deh!"Mas perawatnya berkata : iya..ya mbak..!!? dgn wajah interest kemudian manggut2 tanda setuju dan percaya statement ku tadi..Gubrax!!!(dlm hati...sampe merkurius dolan kebumi...matahari terbit dr tenggara mana ade kerjaan hakim bisa bikin awet muda)untuk masalah kesejahteraan sih ku aminin aja mana tahu didenger oleh Tuhan.hahahha....

Mas perawat itupun berlalu sambil tersenyum dan meninggalkan pesan untukku agar sabar menanti giliran...
Mataku mengatup kembali...namun tak dapat tidur....
Tanpa bisa kukendalikan, fikiranku mulai bermain dan melayang layang .. ia berlari pesat kemasa laluku...loncat kemasa dimana kenangan pahit kuterima dlm beberapa pekan ini....berguling kerasa sakitku...kederitaku..kekebahagiaanku....kemudian ia meloncat dengan indah kemasa kelahiran 3 bidadari cilikku yang manis penyemangat hidupku saat ini.tak terasa air mata bahagiaku menetes membasahi pipi...kubisikan dengan hati terdalam ditelinga anak2ku lewat roh kasih "aku...vica natalia sungguh bangga dan bahagia telah mengandung dan melahirkan engkau anak anakku gracia,gabriella, nycita.bertumbuhlah besar dan gunakan selalu sabuk keselamatan takut akan Tuhan.aku yakin kalian akan menjadi anak anak yang berkualitas dimata Tuhan dan dimata dunia ini....aku sangat mencintaimu 3 bidadariku...tersenyumlah selalu untukku ..untuk ibumu"......kuresapi setiap alur cerita yang fikiran sajikan untukku, seakan esok smua telah lenyap hilang ditelan kematian...

Bila ku tahu ini akan menjadi terakhir kalinya kuhidup, aku akan meluangkan waktu extra satu atau dua menit........ untuk berhenti melakukan aktifitas dan mengatakan ”Aku sungguh mencintaimu”, dan bukannya menganggap kalian sudah tahu...

untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah datang dan hari inilah yang ku punya,inginku katakan betapa aku sangat mencintai mereka dan kuharap kita takkan pernah lupa........ Bahwa esok tak dijanjikan kepada siapapun, baik tua maupun muda...dan hari ini mungkin kesempatan terakhirku untuk memeluk erat orang orang tersayangku......
Sayangnya mereka semua tak ada saat aku masuk keruang tunggu operasi..

Lamunanku buyar saat kudengar namaku disebut...
"Giliran Ibu vica natalia"....
3 perawat menghampiriku...saat itu kulihat mereka seperti malaikat pencabut nyawa...yang siap mengantar aku ke gerbang maut...hatiku sangat damai.......kupegang teguh janjiNYA..kuyakin Yesus besertaku saat ini...
Sambil tempat tidurku didorong memasuki ruang operasi kunyanyikan kidung pujian meninggikan namaNYA sambil berkata Tuhanku baik......Tuhanku sangat baik......
Satu persatu wajah orang2 yang kucintai dan pernah kucintai muncul...tersenyum padaku...
Kukatakan dalam rohku bahwa aku mencintai mereka semua.. setulus hatiku...

Memasuki ruangan 10x10 m2 kutemui disana para dokter yang sudah lengkap..ada dokter anastesi (Dr.robby), dokter urology(Dr.heru dan Dr. Sri wahyono).mereka tersenyum kepadaku...
Sambil bercanda mereka berkata selamat datang di negeri antartika...hehehe(Karena ruangannya sangat dingin sekali)..aku katakan sama mereka.."Pantesan muka kalian sudah kayak orang eskimo semua"pucat dan frozen.sbntr lagi tinggal jadi ice cream rasa manusia..kami tertawa bersama....
Para Perawat sudah mulai memasangkan alat pacu jantung...oxigen dan atribut tetek bengek dibadanku..persis kayak robotjudge fikirku ....
Dokter robby mulai mengajakku untuk melakukan gerakan menekuk dengan meliukkan badanku sedalam mungkin persis seperti sang sumo penari balet.hohoho...."siap ya vic"!!! kata dr.robby...diraba rabanya tulang belakangku...ditepuk2 lalu disemprotkan semacam cairan yang sangat dingin..."Tahan nafasmu!!......tahan batukmu"!! jarum suntik sebesar jarum suntik untuk inseminasi sapi itu masuk kerongga rongga tulang belakangku...rasanya sakit..nyeri...ngilu sampe ke dasar tulang..aku terus bercakap cakap dengan NYA...
"Yesus...betapa sakit dan menderitanya aku merasakan ini..ini ke2 kalinya selain operasi caesar ketiga anakku,yang pernah kurasakan loh............"
Bagaimana rasanya ya saat diriMU dicambuk dan dirajam oleh orang orang yahudi dahulu...betapa tak berartinya rasa sakitku saat ini ya Tuhan dibanding rasa sakitmu....???
Artinya aku harus tetap tersenyum dan bertahan kan Tuhan?????
Inginku sih kau ajak aku kesurga saat ini Tuhan...agar tak kurasa lagi sakitnya penderitaan ini....
Agar tak kujumpai lagi senyum dan sapaan munafik teman sejawatku yang memuakkan itu...
atau tak kulihat lagi betapa rakusnya dan teganya para pemimpin2 kami mencekik kaum2 marginal dan menginjak injak kami dgn dalih bawahan yang harus tunduk apa mau mereka....
Aku ingin bebas dari semua kesengsaraan dunia ini TUHAN.......

Masih kulihat para dokter yg mengoperasiku dr layar monitor..
Masih kulihat banyaknya luka luka berdarah didinding saluran ginjalku dr layar komputer di depanku...
Rasa sakit semakin menjalar keperut kiri atas..
Aku sempat menjerit...setelah itu tidak kuingat lagi apa yang terjadi...

Antara sadar atau bermimpi...yang kulihat hanyalah awan putih.....dengan hamparan rumput hijau dibawahnya...
Sangat damai...
Begitu indah....
Awan itu seakan mengajakku untuk pergi menjauh...aku tersenyum bahagia....
Aku berlari mengejar sang awan...

Tubuh ini begitu ringannya sampai terasa terbang...
Tiba tiba...tubuhku diguncang bgitu hebat, terdengar suara sangat keras dan lantang "bu vica...bu vica ayo buka matanya....suara itu terus berulang ulang mampir ditelingaku"
suara mendengung di telingaku..sangat ribut seperti suara ribuan tawon....kumalas membuka mata...aku gak mau kembali kesuara itu..namun seperti ada yang memaksaku untuk membuka mata...yang kulihat pertama adalah lampu super terang sampai lambungku terasa mual dan mataku berkunang.aku muntah berkali kali...tubuhku dan wajahku bengkak...
Ternyata semua obat yang masuk ditolak oleh tubuh ini...

Namun semua sudah usai....
Rohku tlah kembali kedalam tubuhku...dan aku harus kembali berhadapan dengan realita hidup yang telah ada....
Kembali memerankan lakon wanita tangguh dari sebuah skenario film kehidupan...#the end#

Dedicated for someone who hurt me....
RS AL - SBY, 1 Mei 2012
Aku Vica Natalia dalam perjuangan hidup yang belum usai..