manusia adalah pernah sendiri..saat dalam kandungan...dalam rahim seorang wanita..manusia sudah hidup sendiri.berbincang,menangis dan bersenda gurau..semua dilakukannya sendiri.
Jadi....
Mengapa harus takut dengan kesendirian
Sedang kesendirian tak kan membawa kematian..
Atribut yang disandangkan padamu.. apakah itu dalam bentuk anak...suami..istri..orang tua..kakek buyut...cicit..handai taulan dan semua sel sel yang melingkupimu...
Adalah titipan yang tak fana.
Toh...manusia akan kembali sendiri..ditemani permainan fikiran yang beragam memicu halusinasi kontemporer yang berujung kesendirian pula...
Jika ditengah hidup manusia mengalami kesendirian itu adalah wajar,karena memang seperti itulah hakiki manusia...lahir sendiri..matipun sendiri....
Tak ada yang menemani..bagai labirin lembut penyekat antara dunia kesendirian dan dunia nyata dengan manusia bertopeng euforia yang mengklaim semua adalah miliknya...semua orang menyayanginya..semua orang memperhatikannya..dan saat membuka topengnya,mereka sadar bahwa mereka sendiri...
Saat dititik kulminasi manusia dipertemukan oleh apa yang dinamakan cinta..
Cinta hadir berbuah fikiran awal menyatukan hidup, merangkak setapak dengan menyatukan tubuh jasmani dalam tubuh telanjang hanya berbalut nafsu birahi...
yang berbuah janin baru..
Bertumbuh dan terus mengakar menguasai dunia...
Saat tiba disatu persimpangan dalam titik kuliminasi terendah..manusia akan terjengkang oleh cinta itu sendiri dan kembali dalam kesendiriannya..
Karena cinta takkan membuat hidup manusia sempurna sepanjang masa...
Kesempurnaan adalah kesendirian itu...
Tanpa embel embel..tanpa slogan..
kecuali Tuhan dan nama Tuhan yang selalu menemanimu.... ^_^
May, 08th, 2012 pk 22.50 wib
Pav 2 room 5 RS-AL - surabaya..