Kali ini, bus patas cendana jurusan madiun pilihanku...
Entah mengapa?
Bus lama...yg sdh mulai dimakan usia.
dengan beberapa penghuninya mulai menyapaku "welcome aboard"..Kecoak2 itu hilir mudik pamer status dikakiku..seakan dia tau bahwa aku adalah salah satu manusia penggemar suatu hal yg baru..
Aroma jombang mulai terasa..
Saat beberapa penumpang dengan sorban dan sarung masuk kedalam bus.. memandangiku seakan aku ini mahluk astral yang aneh..
Sedangkan aku sendiri?
Tak tahu mengapa aku duduk diurutan kursi pertama,dengan memakai sandal jepit yang sudah mulai menipis,kaos oblong+celana jeans, serta mendekap travel bag kipling kesayanganku,yang berisi baju bersih persediaan untuk 1 minggu, rasanya tak rela barang yang kusayang merasakan kotornya lantai bus patas ini..
10...20...30..45 mnt berlalu, bus tetap pada posisi semula,dengan sopir yang sudah siap menyediakan alasan instant masih menunggu penumpang...
Tak kuperdulikan suara sumpah serapah penumpang yg tak sabar agar bus segera berangkat...ada yang spontan keluar bus sambil mengomel untuk pindah ke bus yang lain,ada juga yang dengan sabar menunggu sopir dirasuki malaikat pengingat waktu...
Aku tetap duduk diam mematung,sambil kadang tersenyum2 sendiri, bersama khayalan yang sangat sayang untuk diakhiri
Kubiarkan simalukrum dalam otakku menerawang jauh menembus dimensi ruang dan waktu..
Aku tahu...
Hidup bukan sekedar ilmu dagang,yang jika kita mengeluarkan segini,kita harus mendapatkan triple segini.
Hidup bukanlah sekedar ilmu dunia lain
Yang kesemuanya dapat diukur menurut ramalan dan wangsit gombal gambul sang dukun sakti...
atau rayuan semanis gula laki2 hidung belang yang hanya ingin mencicipi tubuh para korbannya...memasukkan obat tidur dalam segelas red wine, dan ketika terbangun.tertulis di meja rias sbuah hotel murahan "welcome to our group"from AIDS community..
Tapi bersyukurlah kalian hai para korban,kalian masih bisa hidup dan bernafas hingga saat ini,walau virus AIDS tlah menggerogoti tubuhmu...
Daripada saat kau tak sadarkan diri karena mabuk hedonisme, tubuhmu disetubuhi banyak orang dan organ2 tubuhmu dijual diperdagangan organ internasional dengan harga yang sangat mahal...woow!!!masih bersyukurlah pada Tuhanmu...
Segeralah bertobat dan kembali kejalan yang benar...
Yang benar hidup adalah sebuah perjuangan....berjuang untuk menjadi yang terbaik sebelum semua usai dan kematian menjemput..
Bus melaju memasuki kota mojokerto...
Aku masih disini dengan pantat yang mulai panas dan perut mencicit kayak tikus...
lucunya..kecoak kecil tetap pamer badan hilir mudik di sela2 kaca tepat disebelahku.kusapa dengan sebutan "hai sweety...lapar ya,makan ya??dan tolong biarkan khayalku kembali terbang"Kucuil sedikit roti dan kutaruh disela2 kaca tersebut...
Aku tak tahu apa makanan kecoak kecil,karena hanya makanan itu yang aku miliki saat ini...
Aku teringat saat sahabatku menghembuskan nafas yang terakhir akibat over dosis...
Aku genggam tangannya yang masih hangat, mata bathinku melihat banyak mahluk dengan beraneka ragam warna menarikan tarian kematian...
Tiba2 dari atas turun mahluk dengan tongkat besi dan 3 mata runcing diujungnya...
Mahluk tersebut hanya menunjuk kejantung sahabatku dengan menggunakan tongkat tersebut.sahabatku menggelepar hebat...
Tiba2....keluar dari telapak kaki nya seperti awan putih tipis terbang keudara berlahan..
Aku berteriak...kutahan kakinya yang mulai dingin tersebut dengan selimut rumah sakit.
Kulihat hawa dingin mulai merambat dari kaki kepaha...dari paha ke perut....dari perut ke leher....dari leher menjalar kekepala...
Jiwanya mulai merambat bermain bersama angin malam yang dingin...semakin lama menjauh dariku kemudian lenyap tersapu awan...
Kulihat matanya terbelalak,seperti orang tercekik..mulutnya menganga mengeluarkan cairan...
Dia menutup mata di usia 27 tahun...
Sedangkan aku?
Aku masih tetap disini hingga detik aku menulis blog ini..Menambahkan usiaku dari hari kehari, dengan berjuta kebahagiaan,kesakitan,kesendirian...
Tak ada yang stagnan ternyata...
Hidup bagaikan roda pedati yang berputar mengikuti ritme alam....
Aku berfikir,...manusia tidak diciptakan untuk terikat pada apapun..
Makanya jangan pernah takut dengan kebebasan apalagi takut dengan kesendirian, jangan pernah juga memanipulasi kebebasan itu..
karena kebebasan tetap memiliki liturgi demi kehidupannya sendiri..
Bus memperlambat lajunya saat mendekati stasiun jombang.....
Kondektur mengingatkanku bahwa aku telah sampai pada tujuan...
Kukatakan matur suwun kepada sopir dan kondektur...
Terima kasih untuk waktu dan perjalanan yang panjang (karena bus nya berhenti2 distiap sudut jalan menanti penumpang)..
Karena dengan begitu....
Aku dapat membebaskan hati dan fikiranku untuk bermain sementara dari jeratan hidup yang nyata...
Jombang, 3 februari 2013 pk 21.30 wita
Tulisanku,sepanjang perjalanan bungurasih-stasiun jombang ♥