Minggu, 02 September 2012

..PEREMPUAN & PALUNG..

perempuan itu menggerai rambutnya yang panjang, berwarna hitam legam.terlihat semakin tipis oleh beban yg tertanam diotaknya.cermin didepannya membuatnya selalu merasa ingin berpaling...memandang!
ya.....ia ingin sekali menonton wajahnya.membaca remah remah yang membuat raut kerutan diwajah cantiknya makin keras, seperti goresan garis dikanvas. setiap garis memiliki maknanya sendiri sendiri. Semua lekuk dan kerut itu pasti memiliki sejarah cerita dimasa lalu...
kelamkah? atau berwarna seindah pelangikah?
ia ingin sekali mengenal secara detail setiap lekuk wajahnya. Seperti sebuah lekuk peta..ooh...bukan...bukan peta..., mungkin lebih tepat seperti sebuah palung.

Lengkungnya, kekasarannya, juga deburan air yang menampar nampar, menyakiti setiap sisi keratan tubuhnya...
Meninggalkan rasa ngilu, rasa sakit yang tidak mungkin bisa diobati. Rasa sakit yang nikmat.
Adakah rasa sakit yang nikmat? Begitulah air melukai palung, seperti melukai seluruh perjalanan hidup.

Namun palung tak pernah mengeluh, memaki, ataupun mengumpat dengan beragam sumpah serapah seperti dirinya yang selalu mengumpat dan marah. Kemarahannya sering kali mengganggu orang orang yang berada didekatnya.kata orang orang, kemarahan perempuan cantik itu begitu mengerikan....

Hanya perempuan terluka yang bisa membunuh dirinya sendiri. Hanya perempuan terluka yang bisa memakan hidup hidup anak yang dikandungnya. Hanya perempuan terluka yang bisa menggorok batang leher anak yang dikandungnya, dan semua bisa dilakukannya tanpa beban..tanpa berfikir dua kali...

Lalu,kemana hatinya? Kemana perginya sisi wanita yang selalu dikenal lemah lembut dan panjang sabar? Bukankah perempuan itu mahluk yang membuat bumi ini damai? Penyejuk yang lebih menyejukkan dari beragam penyejuk. Sapuan angin pegunungan pun tak bisa mengalahkan rasa sejuk yang lahir dari tubuh perempuan.

Bagaimana kalau dia adalah perempuan yang terluka dan dikhianati?ditikam dari belakang? Pikiran, hati, jantung, perasaan, juga seluruh perjalanan hidupnya digerus oleh kaum yang dinamakan laki laki?
Salahkah bila perempuan meradang? Mengamuk? Menghancurkan seluruh mahluk hidup ataupun benda mati yang muncul didepan matanya?
Pernahkah kau menemukan perempuan terluka, dan bertanyalah padanya,seperti kubertanya padanya.....

"Apakah yang diinginkannya?obat apakah yang bisa menyembuhkan lukamu?"
"Tak ada obat yang bisa menyembuhkan perempuan yang terluka hati, jantung dan fikirannya"....
"Aku bisa mencarikan balian/dukun untukmu..."
Kau jawab: "tak ada balian yang bisa menyembuhkanku.."
"Bagaimana kalau kutawarkan sepiring menu lelaki? Kau bisa memilihnya.apakah kau patah hati? "
"Jawabmu : ini lebih daripada patah hati"
"Maksudmu??????"
"Adakah yang melukai mahluk hidup yang bernama perempuan selain patah hati?"
Jawabmu sangat singkat: "ADA"
Aku penasaran ingin mengetahuinya...
"APA kah itu???"
"Apa yang ada diotakmu ketika hatimu dicabut paksa? Lalu, didepan matamu, hatimu diiris iris untuk sebuah pesta cinta ditengah malam. Sejoli burung malam muncul penuh aroma cinta. Tamu tamu tak diundang datang dan pergi,tanpa mengetuk pintu rumahmu,tanpa suara...tanpa bau...Mereka bagaikan bayang bayang setan tengah malam yang merasuk dr segala arah...dari alam nyata..dari dunia maya.tanpa bisa sedikitpun kau cegah.."
"Kau benar benar perempuan terluka,ujarku"
"Adakah yang lebih tepat dari terluka?"
"Sangat dalam"
"Bagaimana kalau kuhidangkan menu lelaki"....
"Masihkah kuperlukan mahluk brengsek itu?"Tak adakah pilihan yang lain?menu yang lebih menggairahkan? Mungkin semangkuk salad perempuan? "
Kujawab: " tak ada menu salad perempuan,kau masih menyantap lelaki kan? Kau bisa memakannya satu demi satu.kau pilih menu yang sesuai seleramu...bisa kau lumat dan kau ludah kembali sperti memakan sirih"
"Aku ingin hatiku kembali"
"Apakah sejoli burung malam itu telah memakan hatimu?"
"Mereka tidak hanya memakan hatiku. Namun memakan jantung dan fikiranku"
"Apakah sejoli burung malam itu telah membunuhmu?"
"Mereka tidak membunuhku,namun menyiksaku". Adakah yang lebih kelam dari kematian? Adakah yang lebih menyakitkan dari kebohongan?"
Jawabku : "tidak ada""aku tau itu,jawabnya TIDAK ADA...!!!"karena akupun mengalaminya..."Jeritku dalam hati.........


Jombang, sept 2nd, 2012. (21.00 wib)
dedicated to someone special....thx to be my inspirations... ♥♥