Menapaki setiap jengkal kehidupan tanpamu...
Membuatku Sadar tak Ada artiku untukmu...
Harus kulepaskan semua cerita tentangmu..
Sekejap kenangan manis Dan smua senyumanmu kulempar
Dalam awang awang masa lalu.
Terima kasih pernah singgah sesaat dalam pahit hidupku
Werdhapura, 30 juni 2011
Rabu, 29 Juni 2011
Kamis, 16 Juni 2011
..symphoni terakhir..
terima kasih untuk symphoni terakhir yang kau beri..
memenggal nafasku kian pasti..
melempar dalam kenyataan pahit tak berujung...
tak kan pernah kulupakan saat dimana ku jatuh
tak kan pernah kulupakan saat dimana ku jatuh
dan kau tak perduli padaku...
hanya mengibaskan keegoisan diri sendiri
hanya mengibaskan keegoisan diri sendiri
seakan tak kan pernah kau alami nasib yang sama
seperti nasib pahitku...
semoga.....
terima kasih buat symphoni terakhir yang kau nyanyikan...
pada malam malam panjang kesakitan merajai hidupku..
dan kau dengan angkuhnya tak perduli akan semua yang kualami....
terima kasih buat naif yang kuterima...
terima kasih buat kebodohanku ini...
kau dan dia punya hak untuk menertawakan ku...
hingga kehidupan kalian berhenti pada titik nol...
dan aku disini hanya diam terpaku dalam kirbat sunyi
tanpa engkau....
tanpa kekasih...
tanpa rival...
yang selama ini telah setia menyiksa hari hariku....
Kamis, 09 Juni 2011
..amlapura dimalam jumat..
Lihatlah!!!!
Tiang itu terpancang dalam gelap malam..
beribu juntai daun serta tangkainya membelit
melilit dan memangsa rumput ilalang sekitarnya..
ia tetap berdiri mematung..
Seakan tak perduli dengan lolong anjing malam..
atau bau bangkai yang menyengat...
Suara lolong puluhan anjing bagai sonnar mlm yang bergentayang
Menambah rintih hati yang dimabuk kesakitan...
Durjana dengan semua yang ada...
Persetan dengan perasaan ini...
Karena yang kubutuhkan hanyalah kekuatan darimu..
Untuk dapat berjalan dalam tapak gelap di tempat ini...
namun semua yang kudapat hanya semu belaka..
Bau Kemenyan menyebarkan aroma seribu satu bunga..
menyeruak panas dialam bebas..
sebebas dukun dukun memainkan perannya...
menghantar kematian yang semakin dekat
Malam ini...
Tatkala mata tak jua terpejam...
Terdengarlagi suara genjotan sepeda reot yang bersentuhan dgn kerikil jalan..
Berdecit membuat riak ditelinga...
Kusibak gorden jendela kamar..
Yang ada hanya sekilas bayang bayang keangkeran...
amlapura ditengah malam...
Meratap...bagai sembilu kelu dimalam jumat..
Tiang itu tetap terpancang dengan gagahnya..
Sekilas kusapa semua mahluk mati disana...
Sambil berkata..
"Kan kugumuli engkau malam ini"
Amlapura, 10 juni 2011 02.20 wita
VN with love..
*un solitaire sans vie sentimentale.pardon moi..j'ai muet ..bonne nuit mon beau.....*??!!
Tiang itu terpancang dalam gelap malam..
beribu juntai daun serta tangkainya membelit
melilit dan memangsa rumput ilalang sekitarnya..
ia tetap berdiri mematung..
Seakan tak perduli dengan lolong anjing malam..
atau bau bangkai yang menyengat...
Suara lolong puluhan anjing bagai sonnar mlm yang bergentayang
Menambah rintih hati yang dimabuk kesakitan...
Durjana dengan semua yang ada...
Persetan dengan perasaan ini...
Karena yang kubutuhkan hanyalah kekuatan darimu..
Untuk dapat berjalan dalam tapak gelap di tempat ini...
namun semua yang kudapat hanya semu belaka..
Bau Kemenyan menyebarkan aroma seribu satu bunga..
menyeruak panas dialam bebas..
sebebas dukun dukun memainkan perannya...
menghantar kematian yang semakin dekat
Malam ini...
Tatkala mata tak jua terpejam...
Terdengarlagi suara genjotan sepeda reot yang bersentuhan dgn kerikil jalan..
Berdecit membuat riak ditelinga...
Kusibak gorden jendela kamar..
Yang ada hanya sekilas bayang bayang keangkeran...
amlapura ditengah malam...
Meratap...bagai sembilu kelu dimalam jumat..
Tiang itu tetap terpancang dengan gagahnya..
Sekilas kusapa semua mahluk mati disana...
Sambil berkata..
"Kan kugumuli engkau malam ini"
Amlapura, 10 juni 2011 02.20 wita
VN with love..
*un solitaire sans vie sentimentale.pardon moi..j'ai muet ..bonne nuit mon beau.....*??!!
kemanakah aku hendak bersandar
kemanakah aku hendak bersandar?
jika bahumu bukan lagi untukku..........
kemanakah aku hendak berebah?
jika tak ada ruang didada bidangmu untukku.....
Aku lelah seorang diri menanti terbitnya fajar
dan menanti usapan lembut mentari pagi di sekujur tubuhkui...
tetap saja...
tak sejengkalpun raga kau berikan untuk kusinggahi....
aku manusia yang haus akan kasih sayang yang dulu pernah kau tebar
dan kau tumpahkan penuh padaku..
kumencari berlahan..berlari dan mengais hingga pelosok bumi ini
tetapi.....
tetap saja cinta tlah berpaling.....
setelah sekian lama tanpa jemu...tanpa melihat sakit dan sembilu didada...
yang kudapatkan hanya batu batu cadas kesombongan
dan keangkuhan darimu....
kemanakah aku hendak bersandar ??????
jika tak kutemukan lagi senyum lembut dan peluk hangat darimu...
dan ketika kumulai terseok mencarimu..
kau malah menghilang dan lari menjauuh ...
sekelebatpun tak kau tampakkan dirimu padaku...
ku tersadar bahwa hidupmu bukanlah aku lagi..
cintamu bukanlah milikku lagi.............
kemanakah aku mencari sandaran hati?
jika yang kucari semakin menjauh?
tak adakah sejengkal tempat untuk menyandarkan kepala ini?
hanya senyap seakan tak bernyawa.......
kutersadar bahwa pertanyaanku tak kan terjawab...!
jika bahumu bukan lagi untukku..........
kemanakah aku hendak berebah?
jika tak ada ruang didada bidangmu untukku.....
Aku lelah seorang diri menanti terbitnya fajar
dan menanti usapan lembut mentari pagi di sekujur tubuhkui...
tetap saja...
tak sejengkalpun raga kau berikan untuk kusinggahi....
aku manusia yang haus akan kasih sayang yang dulu pernah kau tebar
dan kau tumpahkan penuh padaku..
kumencari berlahan..berlari dan mengais hingga pelosok bumi ini
tetapi.....
tetap saja cinta tlah berpaling.....
setelah sekian lama tanpa jemu...tanpa melihat sakit dan sembilu didada...
yang kudapatkan hanya batu batu cadas kesombongan
dan keangkuhan darimu....
kemanakah aku hendak bersandar ??????
jika tak kutemukan lagi senyum lembut dan peluk hangat darimu...
dan ketika kumulai terseok mencarimu..
kau malah menghilang dan lari menjauuh ...
sekelebatpun tak kau tampakkan dirimu padaku...
ku tersadar bahwa hidupmu bukanlah aku lagi..
cintamu bukanlah milikku lagi.............
kemanakah aku mencari sandaran hati?
jika yang kucari semakin menjauh?
tak adakah sejengkal tempat untuk menyandarkan kepala ini?
hanya senyap seakan tak bernyawa.......
kutersadar bahwa pertanyaanku tak kan terjawab...!
Rabu, 08 Juni 2011
sudut remang di Parc du Champs de Mars... (kisah cinta dua anak manusia)
Sudut remang Parc du Champ de Mars..memandang syahdu pada dua insan yg berpeluk mesra..
Dalam temaram senjanya..kulangkahkan kaki menikmati keindahan ciptaanMU..
Menara Eiffel berdiri kokoh disana..
Menantang yg kan mendaki ketinggiannya.
"C'est une belle ville!??!!??"...sahutku manja pada sesosok jantan nan rupawan..
Dalam genggamanmu ku ada...
Dalam pelukmu ku nyaman..
Bergelanyut diantara tangan kokohmu..
Kekasih...
Lihatlah...burung-burung mengepakkan sayapnya..
Seraya mengajak kita kembali keliang peraduan...
Kutatap mata penuh cintamu dengan penuh kebahagiaan....
Tak ingin kulepas walau sekejab lalu..
Disudut remang Parc Du Champs De Marc...
Kutarik tangan kokohmu..untuk mengejar sang esok...
Melaju....menepak...menggila mencari mimpi
Trois Vendredi..tlah kulalui bersamamu ksatria hati...
menderai peraduan cinta..
Dalam pernik dan balutan semburai warna..
Kuhenyakkan...sosok kelam masa lalu!!!
Mendekat rapat menyatukan asa pada sosokmu ksatria
Serta mengucapkan selamat tinggal bagi sang pendusta...
"Tout est bien qui finit bien"
Amlapura, Taman Asri 06082009 @pk 22.10 (dlm dekapan cinta sebelum terlelap)
VN with love.....
Dalam temaram senjanya..kulangkahkan kaki menikmati keindahan ciptaanMU..
Menara Eiffel berdiri kokoh disana..
Menantang yg kan mendaki ketinggiannya.
"C'est une belle ville!??!!??"...sahutku manja pada sesosok jantan nan rupawan..
Dalam genggamanmu ku ada...
Dalam pelukmu ku nyaman..
Bergelanyut diantara tangan kokohmu..
Kekasih...
Lihatlah...burung-burung mengepakkan sayapnya..
Seraya mengajak kita kembali keliang peraduan...
Kutatap mata penuh cintamu dengan penuh kebahagiaan....
Tak ingin kulepas walau sekejab lalu..
Disudut remang Parc Du Champs De Marc...
Kutarik tangan kokohmu..untuk mengejar sang esok...
Melaju....menepak...menggila mencari mimpi
Trois Vendredi..tlah kulalui bersamamu ksatria hati...
menderai peraduan cinta..
Dalam pernik dan balutan semburai warna..
Kuhenyakkan...sosok kelam masa lalu!!!
Mendekat rapat menyatukan asa pada sosokmu ksatria
Serta mengucapkan selamat tinggal bagi sang pendusta...
"Tout est bien qui finit bien"
Amlapura, Taman Asri 06082009 @pk 22.10 (dlm dekapan cinta sebelum terlelap)
VN with love.....
..catatan ringan tengah malam..
malam semakin larut...
jarum kecil jam dinding rmh mulai bergeser ke angka 1 dini hari..
tak...tik...tak..tik....
jam itu bersuara lirih dengan irama yang flat....sekan tak berbeban.. kuarahkan pandangan mata jauh menerobos gelap nya malam..
bergeser menghadap langit dan kukatakan pada sang bulan...
"ah kau bulan....kau hanya bisa mengejek dan tersenyum sinis padaku..."
tak sadar kah kau betapa malam-malammu hanya membuatku terluka?????....
ku amati dari balik dedaun pring dan serumpun bunga flamboyan..
kulihat...
sang bulan hanya mematung dan terdiam...
sambil bersandar ditembok belakang rmh...
dengan ditemani secangkir teh panas dan sedikit senyum "dari diriku sendiri"
kumulai memetik dawai gitar dan berdendang kecil ttg cerita cinta...
tak ada yang berlebihan ku rasa...
jika nada yang keluar bak perih dan sayat merindu...
aaahhh...persetan dengan lagu "melow" ucapku....
ku ganti nyanyianku dengan lagu yang sedikit menghentak...
tak tampak jua hentakkan itu didada....
hanya suara yang makin lambat ..lemah dan hilang..
kuletakkan gitar kesayangan...
di pangkuan bumi....
ku mulai membuka - buka buku dan melahapnya bagai orang yang kelaparan...
ku jalari untaian-untaian kata yang ada....
kuresapi isinya...
dan kumuntahkan dalam bentuk sebuah karya...
catatan ini sangatlah ringan menurutku...
hanya berisi celoteh - celoteh gila seorang abdi negara..
dengan ditemani tumpukan berkas..
tumpukan permasalahan banyak orang...
dan tumpukan derita sebagian orang...
dan yang tak kalah pentingnya..
tumpukan permasalahanku sendiri...
c'est possible?????......
non......!!!!! teriakku .....
kulempar buku ditangan...
ku tendang gitar yang ada di lantai...
dan ku berlari kencang....
ku nodai semua yang tak mungkin bagi dunia...!@#$%$#@
amlapura, 06072009 pukul 23:05 wita......VN always with love.....
jarum kecil jam dinding rmh mulai bergeser ke angka 1 dini hari..
tak...tik...tak..tik....
jam itu bersuara lirih dengan irama yang flat....sekan tak berbeban.. kuarahkan pandangan mata jauh menerobos gelap nya malam..
bergeser menghadap langit dan kukatakan pada sang bulan...
"ah kau bulan....kau hanya bisa mengejek dan tersenyum sinis padaku..."
tak sadar kah kau betapa malam-malammu hanya membuatku terluka?????....
ku amati dari balik dedaun pring dan serumpun bunga flamboyan..
kulihat...
sang bulan hanya mematung dan terdiam...
sambil bersandar ditembok belakang rmh...
dengan ditemani secangkir teh panas dan sedikit senyum "dari diriku sendiri"
kumulai memetik dawai gitar dan berdendang kecil ttg cerita cinta...
tak ada yang berlebihan ku rasa...
jika nada yang keluar bak perih dan sayat merindu...
aaahhh...persetan dengan lagu "melow" ucapku....
ku ganti nyanyianku dengan lagu yang sedikit menghentak...
tak tampak jua hentakkan itu didada....
hanya suara yang makin lambat ..lemah dan hilang..
kuletakkan gitar kesayangan...
di pangkuan bumi....
ku mulai membuka - buka buku dan melahapnya bagai orang yang kelaparan...
ku jalari untaian-untaian kata yang ada....
kuresapi isinya...
dan kumuntahkan dalam bentuk sebuah karya...
catatan ini sangatlah ringan menurutku...
hanya berisi celoteh - celoteh gila seorang abdi negara..
dengan ditemani tumpukan berkas..
tumpukan permasalahan banyak orang...
dan tumpukan derita sebagian orang...
dan yang tak kalah pentingnya..
tumpukan permasalahanku sendiri...
c'est possible?????......
non......!!!!! teriakku .....
kulempar buku ditangan...
ku tendang gitar yang ada di lantai...
dan ku berlari kencang....
ku nodai semua yang tak mungkin bagi dunia...!@#$%$#@
amlapura, 06072009 pukul 23:05 wita......VN always with love.....
Senin, 06 Juni 2011
B E L E N G G U
Kendati engkau sanggup memborgol tanganku
Dan mengunci kaki ku...
Bahkan setiap jengkal kulitku kau lumuri
Dengan congkakmu...
Dan kau campakkan aku kedalam lorong kerangkeng yang gulita..
Tetapi ingatlah...
Dan mengunci kaki ku...
Bahkan setiap jengkal kulitku kau lumuri
Dengan congkakmu...
Dan kau campakkan aku kedalam lorong kerangkeng yang gulita..
Tetapi ingatlah...
Belenggu yg kau pasang pada setiap jengkal hidupku
Tak kan pernah berhasil
Membelenggu fikiranku..
Karena fikiran dan imaginasiku
Sangat bebas berkarya...
Tak satupun org didunia ini
Dapat menepisnya...
Kecuali DIRIKU yang berkehendak...@#+$
Tak kan pernah berhasil
Membelenggu fikiranku..
Karena fikiran dan imaginasiku
Sangat bebas berkarya...
Tak satupun org didunia ini
Dapat menepisnya...
Kecuali DIRIKU yang berkehendak...@#+$
Catatan Masa Lalu yg tertinggal...(Ketika aku punya Sayap..)
Tak pernah sebersitpun terfikir olehku menjadi seorang flight attendant/awak cabin pada maskapai penerbangan ternama Indonesia.....Selintaspun tidak..
Tatkala salah satu dari team penguji yang menilaiku mengatakan bahwa aku lulus dalam test akhir...
aku hanya bisa mematung..terdiam..seakan tak percaya.
Sedikit bergurau ku katakan.."Aah..yang bener saja bu..ibu tidak bercanda kan...??? atau aku yang sedang bermimpi??? (sambil kutepuk tepuk jidatku yang nonong)
Ibu dengan postur tubuh dan wajah yang nyaris sempurna itupun menganggukkan kepalanya dengan anggunnya dan menyungging seulas senyum manis padaku..
Dengan tubuh lemas bercampur letupan-letupan yg maha dasyat dalam jantung dan denyut nadiku, Aku pulang kerumah....
Kuseret kakiku melangkah menuju kamar tidur sederhana yang dinding2nya dipenuhi berbagai macam poster dari pemusik2 dunia dgn aliran cadas.(Ada metallica,iron maiden, skid row dan band terfavoritku "guns and roses").
Kuhempaskan tubuh letihku ini....kulempar jauh kebelakang ingatanku pada sosok gadis kecil yang berna "VICA NATALIA"....
kuhampiri kaca dan bercermin....
dalam siluet kaca ku lihat seorang gadis kecil kurus dan dekil..berkulit sawo matang..berambut pendek..dengan wajah kemerahan karena sengatan sinar mentari..
kala itu hanya mengenakan kaos oblong berwarna merah ,bercelana kolor tanpa alas kaki, berlari dipematang2 sawah depan rumah...ditemani burung gereja yang berkicau seakan tahu bahwa penguasa sawah dan ladang ini tlah tiba...
Mengapa kukatakan "penguasa"???...
Bagaimana tidak...karena hari-hari selepas pulang sekolah waktuku banyak kuhabiskan disawah sambil mencari belewah/semangka kesukaanku atau hanya sekedar tidur-tiduran dirumah jerami penjaga sawah...
Saat mentari mulai tenggelam...disitu kaki2 kecilku berlari pulang memasuki pekarangan rumah bercat putih berpagar coklat....
Ya....masa laluku yang penuh dengan aroma maskulin dan kebebasan untuk bermain....
Tambak ikan,sawah dan laut adalah kekasih hati kecilku...
sampai-sampai saking cintanya tiada pernah kulewatkan hari-hariku tanpa bercengkrama dengan mereka
Mengejar layangan..menguras tambak ikan...mencari belewah ..jika tidak, aku bersepeda bersama sahabat2ku ke pantai untuk mencari kerang.. Semua itu adalah rutinitas harianku yang sangat menggairahkan.
Aku 2 (dua) bersaudara kandung yang terlahir dari seorang ibu yang sangat cantik serta lembut.
beliau mempunyai kulit bersih bak pualam.sangat indah terawat..dpt dimaklumi..karena ibuku adalah anak dari seorang Jenderal TNI-AD Pangdam I Bukit Barisan..dan bapakku ????
bapakku adalah seorang tentara yang sangat disiplin dalam mendidik putri-putrinya.Beliau begitu gagah dan rupawan..persis bintang film idolaku saat itu.tutur katanya tegas..menandakan bhw dia adalah laki2 yg penuh kharisma...tidak ada satupun dari kami atau anak buah bapak yang berani membantah kata-katanya..apalagi aku??memandang wajahnyapun aku takuuut sekali.
Bapakku juga adalah salah satu pendiri karate dlm naungan INKAI di Indonesia dan menyandang sabuk hitam dan IV.tak heran dari kecil aku sudah berlatih karate dan bergelut dengan hal-hal yang berbau bela diri juga kekerasan fisik.
Aku tumbuh menjadi anak tomboi dan sangat pemberani...teman-temanku semuanya laki-laki..(hanny, iwan, doddy, ucok, hentje, si badung wowok, gogok, mas sonny dan masih banyak lagi )
lingkungan dirumahkupun semuanya kebanyakan laki-laki..ada sopir..ada caraka (istilah umumnya ajudan) dan seorang tukang kebun.
aku hidup dilingkungan komplek angkatan laut yang berdekatan dengan laut dipinggiran timur kota surabaya tercinta...
Saking tomboinya aku...banyak kawan-kawan perempuan yang suka berbisik-bisik dibelakangku dan mengatai aku dengan sebutan jagoan tengik...preman kecil..si ompong..tikus curut...dan masih banyak julukan lain untuk aku.
Tetapi tak ada sedikitpun aku gubris kata2 tersebut...cuek bebek...
Loncat pagar adalah kebiasaanku...memanjat pohon jambu sebelah rumah hingga mencapai ujung2 batang tersebut adalah hobbyku...dan satu hal lagi..........
Aku paling suka naik genteng gereja katedral diseberang rumah, sambil tidur-tiduran diatas genteng, menghayal..menulis..tidur siang..dan aku makan buah mangga atau pepaya yang buahnya dapat dengan mudah kuraih dari atas genteng gereja tersebut ...
Disekolah aku bukanlah murid yang terlalu pandai..sedikit keunggulanku dibanding murid2 lain adalah membaca puisi dan mengarang esai...
Extra kurikuler yang kuikuti pun gak jauh2 dari dunia maskulin...pramuka, Palang Merah Remaja dan Pecinta Alam...naik gunung...juga berkemah...
Selebihnya..semua biasa-biasa saja...
Aku punya pengalaman menarik saat aku duduk dibangku SMP....
kala itu aku lagi jalan jalan ke sebuah pasar tradisional yang bernama pasar blauran guna membeli buku pelajaran sekolahku..
saat aku asyik memilih memilih buku...sayup sayup kudengar teriakkan seorang ibu berteriak........
"Copeeeett....cooopeet...coppeeeet...tolooooooonngggg"
tanpa berfikir panjang naluri heroikku berontak, kulempar buku ditangan...kukejar pencopet itu..aku hadang langkaahnya dan aku bertarung melawannya...
naasnya...aku yang habis dipukuli sang pencopet yang bertubuh gempal itu hingga aku tergeletak pingsan...udah babak belur..pulang-pulang diomelin ibu..apes banget hariku saat itu......kenangan gila yang tidak mungkin kulupakan.
Singkat cerita...
Aku setelah lulus SMU Negeri 3 Surabaya yang terletak satu komplek dengan rumahku....
lagi-lagi orang tuaku mewajibkan aku untuk mencari universitas yang berlokasi paling dekat dengan rumah...
jatuhlah pilihan pada universitas Katholik ternama yang berkualitas bagus juga mahal biayanya.
sialnya lagi...ibu mendaftarkanku di jurusan sekretaris D3..
dan alasan yang disampaikan sangat tidak reasonable menurutku...
"kan kamu itu perempuan... kamu harus bisa lebih feminin....setelah lulus caarilah jodoh yang mapan....gak lama kemudiankamu harus buru buru kawin....."supaya ibu dan bapak cepat gendong cucu...busyet daah...
dalam hati aku mengumpat dan kecewaaaaa luar biasa.....
tapi apa daya...kata-kata orang tua bagaikan perintah Tuhan yang tidak bisa ditolak.
A tetap A dan selama lamanya harus....A.
Dengan berat hati aku mengikuti semua keinginan kedua orang tuaku....
Awal-awal duduk dibangku kuliah dipenuhi pertengkaran dan adu mulut dengan seniorku dalam Kegiatan Opspek...aku yang tidak mau disuruh suruh melakukan perbuatan konyol dan dibentak bentak menantang mereka....
karena fikirku.."Orang tua ku saja tdk pernah bentak2 aku"ini..(*maaf jika ada tersinggung)singkek ..bentak2 aku seenak udelnya aja....gue CUKIK (istilah pukulan dalam karate) loe baru rasa....."
Kutunggu dia digerbang depan dengan membawa 2 anak buah bapakku yang berpakaian dinas. melihat hal tersebut......senior2 itu lari terbirit birit...
dan alhasil......selama opspek aku selalu dianak emaskan ....:)
Beberapa bulan telah kulalui tanpa gairah...kekampus hanya sekedar numpang lewat..suara dosen yang mengajar bagaikan suara sepoi2 angin penghantar tidur....diktat-diktat pelajaran hanya sebagi bantal yang keras untuk kepalaku....
hari-hariku banyak kuhabiskan didojo tempatku berlatih karate..berlatih..berlomba..dan menang
di suatu hari yang indah....
Aku lihat ada sedikit keramaian di halaman kampusku...cewek2 cantik temanku yang bergaya feminin itu memperbincangkan suatu topik yang menurutku lain dari hari yang lain..begitu riuh dan ramainya...
Kudekati mereka...kutajamkan kedua telingaku dengan maksud untuk menguping pembicaraan mereka..(Ah..gak dosa ini kan yaaaa???fikirku..)hihihihihihi....
Woouuh..Aku baru tau sekarang...bahwa dikoran terbitan ibukota ada sebuah lowongan kerja untuk menjadi seorang Flight attendant alias pramugari....
Aaallaah....Flight attendent...!?!??pekerjaan apa itu??..paling paling kerjanya hanya lenggak lenggok dlm pesawat...nampang sana nampang sini..mereka bisanya hanya menonjolkan kecantikan lahiriah mereka saja...."
Akupun diam diam menjauh dan akhirnya menghilang dari kerumunan teman2ku. keluar kampus untuk nongkrong bersama teman-teman cowok......
Sehari...dua hari...seminggu berlalu...
Suatu malam aku terbangun dan lompat dari tempat tidurku...
dengan bergegas..bagaikan orang kesambet kuntilanak...kubongkar tumpukan koran yang terletak diruang keluarga...tak kutemukan juga apa yang kucari...
Aku berlari kegudang...kunyalakan lampu gudang dan kukeluarkan tumpukan koran yang sudah ditumpuk rapi dan diikat oleh mbok ginten pembantuku.
Kucari halaman...demi halaman...akhirnya dengan hidung dan mata merah karena alergi debu..,haaatzieeee...aku menemukan juga apa yang kumaksud...hmm...ya...ya...ya yuhuuuuiiiii....
Yaaaa...selembar kertas koran yang bertuliskan. "Flight Attendant requirment"
Mungkin semua orang berfikir...lagi mabuuk nih vica?!!..........
Masak seorang vica natalia mau menjadi seorang pramugari??????????????
Mimpi kali yeee....
pernah ada sebuah sindiran tetangga yg dialamatkan padaku kala itu,yang mengatakan bahwa mana mungkin aku bisa menjadi pramugari???wong liat saja jalannya kayak cowok..kakinya mengkangkang gak bisa rapat..(*kakiku seperti itu akibat kebanyakan split dlm salah satu kemampuan yg hrs dimiliki seorang karateka*)
Mendengar sindiran sindiran pedas itu jiwaku semakin tertantang dan bangkit...amarahku meledak....
Dalam hati aku memaki mereka seraya berkata...."Aku yakin aku BISA.....""..dan HARUS BISA..."
Singkat cerita..aku mendaftarkan diri dan mendapat urutan nomor 7813.
siaaaaal hujatku lagi......
Dapat angka 13 pulak....(*13 kan angka sial ya kaaaaaan??)...
Udahlah...mau diapakan lagi...toh udah beruntung berkas pendaftaranku masih diterima..(Karena kala itu pendaftaran sudah tutup berapa menit sebelum aku tiba dilokasi tujuan dan ada seorang bapak penerima berkas lamaran yang baik padaku)...
Dengan riang aku pulang kerumah....tanpa beban...walau tanpa aku sadari ada beban yang sangaaaat besar yang harus aku tanggung dibelakang hari kelak..(beban apakah ituu???????)....
Minggu demi minggu berjalan...singkat cerita 3 bulan sudah berlalu...
test demi test sudah aku lampaui...tetap dengan tanpa beban..dan hanya bermodalkan satu pasang rok dan kemeja juga sepasang anting2 pinjaman dari sahabatku tanti.hahahhaha (a greatfull thanks to tanti from mataram) :)
Akhir dari perjuangan ku selama ini untuk keluar dari kampus dan jurusan yang menurutku sanagt tidak pas buat aku itupun sudah tergambar didepan mata....
Ahhhaaa......sebentar lagi aku akan mempunyai sayap...
Aku akan terbang tinggi dan meninggalkan kampus dan semua mata kuliah laknat itu....
"Selamat tinggal kampusku...selamat tinggal mata kuliah tata perkantoran...selamat tinggal mata kuliah stenografi...selamat tinggal dosen killer mandarinku....aku bebaaaas sekarang.....
Hari test terakhir pun tiba...test pantukir(penentuan akhir) namanya...
Disitu aku ditanya secara mendetail mengenai silsilah keluarga dan tetek bengeknya...
Aku jawab santai dan penuh percaya diri karena aku yakin bahwa aku bakal lulus...
(Gimana tidak lulus.....wong tidak mungkinlah ada keluargaku yg tersangkut G30S PKI..bpkku seorang Marinir berpangkat Kolonel saat itu, kakekku seorang jendera bintang 2 TNI-AD..dan omku kakaknya ibu adalah seorang Perwira Tinggi dikepolisian..Hahahha..aku riang sekali)
Sesampai diakhir test..dan setelah dinyatakan lulus oleh team penguji. Salah satu dari mereka menyodorkan aku sebuah map yang berisi berkas untuk ditanda tangani sekali lagi oleh kedua orang tua calon awak cabin ini...
loooh kok????aku diam sebentar..aku terhenyak..dan baru tersadar..
Bahwa selama ini aku melakukan test sembunyi2 (*kebetulan bapakku dinas di jakarta dan ibuku sering berada dikota tsb menemani bapak..)
Ooowh..ooowh..eng ing eng..aku memutar otak untuk melancarkan aksiku berikutnya...
Setelah berfikir dan berfikir aku menyerah......sepertinya tidak ada jalan lain kecuali mengakui semua kesalahan yg sudah aku buat terhadap beliau..
Tapiiiii....."Aku gak beraniiiii Tuhaaaaan...." aku menjerit...
Memandang matanya pun aku tidak berani...apalagi berterus terang bahwa aku sudah memalsukan tanda tangan beliau....meminjam KTP beliau (tanpa ijin)......
Ooohhhh....Tuhaaannn!!!!
Apa yang harus kulakukan?????....
Dengan sangat terpaksa aku mengumpulkan keberanianku yg selama ini terserak....
Aku berangkat ke Jakarta...aku katakan pada mereka bahwa aku kangen dan ingin berlibur ke jakarta..beliau menyetujui rencanaku tersebut...
saat kuinjakkan kakiku di stasiun gambir.. kakiku gemetar...lidahku kelu..dan gigiku gemeretak...
sampai sampai ibuku menanyakan apakah aku sakit????aku hanya menggeleng...
Sepanjang perjalanan ke rumah dinas beliau, aku hanya diam dan duduk mematung dijok sebelah sopir tanpa bersuara..Celotehanku raib...bubar...ngaciiir.. entah kemana...
Keesokkan harinya....
Kuhampiri beliau yang kala itu sedang duduk santai diruang tv...
berlahan-lahan aku beringsut duduk mendekati bapak yang sedang asyik nonton siaran berita...ibu yang sedang menjahit pakaianku yang robek kecantol tempat duduk...
aku membungkuk...aku bersimpuh dikakinya....
Tapiiiii...mengapa suara ini jadi bisu fikirku....
Sial bener daaaah....
Bpk bertanya..."Kenapa kau duduk dibawah...???"
Dengan posisi yang sama aku tertunduk dan masih terdiam...aku hanya berdoa dalam hati...
Aku sudah berbohong selama ini Tuhan...tolong aku...keluarkan kata-kata dari bibirku...
Terserah deh Tuhan...apa saja yang mau Kau omongkan..."Aku hanya bisa pasrah dan biarkan Tuhan yang berbicara...percakapanku dgn Tuhan dlm hati kala itu.
Dengan suara lirih dan terputus-putus aku berkata....
"Bpk...akuuu...hhmm...aku sudah bohong selama ini padamu...aku sudah menyakiti hatimu"
"Aku......aku....aku.......eengg.....
Tiba-tiba bapakku berdiri dari duduknya dan berteriak lantang..."Kamu hamil yaaa??"Siapa yg melakukan ini semua padamu...bilang bapak!!!!! Saya tidak terima...dasar laki laki bajingan..
Aku kaget..dengan persepsi org tuaku yang totally salah tersebut...ibu sudah menangis dan terisak..
Ujar ibu "Mengapa kau tega membuat malu keluargamu nak???" bapakmu itu adalah orang terpandang..??
"Bapak dan ibumu tdk pernah mengajarimu seperti ini..."????!!!!
Dan kata-kata nasehat berjibun menghampiri telingaku...
Aku hanya bisa terdiam....akhirnya akupun ikutan menangis...(karena melihat ibuku menangis)
Parahnya lagi...melihat aku menangis...bertambah histeris lah mereka...dan smua kata dari A-Z terucap...
2 jam berlalu...setelah mereka terdiam dan capek untuk berkata-kata
dengan suara lirih tertahan aku terbata...
"Bapak...ibu...siapa yang bilang aku hamil???" aku tidak hamil kok.... :(
"Aku hanya berbohong bahwa selama ini aku sudah mengikuti test untuk menjadi seorang pramugari udara..."
Bola mata mereka yang semula bulat dan merah...tiba-tiba meredup...
Mulut mereka ternganga...wajah mereka menjadi bulat...fikiran mereka seakan tak percaya..
Bahwa semua prasangka dan tuduhan mereka ternyata salah ...
Kemudian aku melanjutkan ceritaku...(masih dengan kepala menunduk dan terbata)
"Aku sudah bohong dengan memalsukan tanda tangan bapak dan tanpa ijin mengambil KTP didompet milik bapak dan ibu....untuk difoto copy (*sebagai persyaratan administrasi)
Dan sekarang....aku terdiam sebentar....
dan Sekarang...aku dinyatakan lulus...
aku butuh tanda tangan bapak dan ibu sebagai syarat akhir pengisian berkas...
setelah itu aku tertunduk...dan aku cium kaki mereka sambil memohon maaf...
Reaksi pertama yang kuterima adalah... gebrakan meja yang sangat keras...
dengan gemetar aku masih dlm posisi jongkok dan tertunduk tidak berani memandang wajah beliau...
Reaksi kedua yang kudapat dari bapak....$%^&*%^&**
Beliau tertawa terbahak-bahak kemudian tanpa disadari aku sudah berada dalam pelukannya..tubuhku digendong...dan diayun-ayun laksana bayi baru lahir...
Mereka tertawa bangga dan bahagia...dan hal tersebut diluar dugaan dan ketakutanku selama ini....
Dengan kegirangan bapak katakan...bahwa bapak memaafkan perbuatanku dan merestui aku untuk menjadi seorang Pramugari...
Wouw..serasa disiram air dari surgawi dan seluruh malaikat bernyanyi menyambut kebahagiaan mereka
Legaaa...bahagia...dan geli-lucu bercampur menjadi satu...
Horeeeee...horeeeee....
akhirnya aku akan punya sayaaaap aku bisa terbang......teriakku....
Aku mampu buktikan pada seluruh orang didunia ini bahwa aku BISA.....!!!!!!!*#*
Pembelajaran yg dapat aku ambil dari peristiwa hidupku dulu adalah..
Bahwa...janganlah kita memandang rendah / memandang sebelah mata manusia, karena apa yang kita pandang rendah belum tentu akan terus dalam posisi rendah..
Rencana Tuhan sangat bervariasi dan indah untuk umatNYA..
janganlah kita mempunyai prasangka buruk terhadap siapapun juga dan langsung mengambil sebuah kesimpulan sebelum kita menjalani tahap demi tahap rencana Tuhan untuk kita......
Selesaikan segala sesuatunya sampai akhir dengan tekun dan penuh kesungguhan...baru kita bisa mengambil suatu kesimpulan diakhir rangkaian peristiwa...
bahwa...Betapa baiknya Tuhan itu....
Tuhan dapat merubah seorang vica natalia kecil yang tomboi...kurus...hitam dan dekil..menjadi seorang yang mengikuti kodratnya sebagai seorang wanita sejati"....
Tapi ingat...
untuk merubah hal tsb diperlukan suatu tekad yang bulat dan sayap (WINGS) yang kokoh >> yaitu..
Worth(nilai),
Insight(wawasan),
Nurturing (merawat)diri sendiri,
memiliki Goal (tujuan) hidup,
dan terakhir merencanakan suatu Strategy (strategi).....
Agar kita bisa menjangkau apa yang kita impikan dalam hidup ini....
sahabatku....
"Selamat memenuhi dunia dengan karya dan kreasi mu....selamat mengejar impian2 indahmu.....yang pasti semua itu haruslah didasari pada bimbingan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan biarlah Kehendak Tuhan yang jadi dalam hidup kita..". GBU all...
Amlapura, 17092009 pk 01.20 wita...VN with love.....:)
Tatkala salah satu dari team penguji yang menilaiku mengatakan bahwa aku lulus dalam test akhir...
aku hanya bisa mematung..terdiam..seakan tak percaya.
Sedikit bergurau ku katakan.."Aah..yang bener saja bu..ibu tidak bercanda kan...??? atau aku yang sedang bermimpi??? (sambil kutepuk tepuk jidatku yang nonong)
Ibu dengan postur tubuh dan wajah yang nyaris sempurna itupun menganggukkan kepalanya dengan anggunnya dan menyungging seulas senyum manis padaku..
Dengan tubuh lemas bercampur letupan-letupan yg maha dasyat dalam jantung dan denyut nadiku, Aku pulang kerumah....
Kuseret kakiku melangkah menuju kamar tidur sederhana yang dinding2nya dipenuhi berbagai macam poster dari pemusik2 dunia dgn aliran cadas.(Ada metallica,iron maiden, skid row dan band terfavoritku "guns and roses").
Kuhempaskan tubuh letihku ini....kulempar jauh kebelakang ingatanku pada sosok gadis kecil yang berna "VICA NATALIA"....
kuhampiri kaca dan bercermin....
dalam siluet kaca ku lihat seorang gadis kecil kurus dan dekil..berkulit sawo matang..berambut pendek..dengan wajah kemerahan karena sengatan sinar mentari..
kala itu hanya mengenakan kaos oblong berwarna merah ,bercelana kolor tanpa alas kaki, berlari dipematang2 sawah depan rumah...ditemani burung gereja yang berkicau seakan tahu bahwa penguasa sawah dan ladang ini tlah tiba...
Mengapa kukatakan "penguasa"???...
Bagaimana tidak...karena hari-hari selepas pulang sekolah waktuku banyak kuhabiskan disawah sambil mencari belewah/semangka kesukaanku atau hanya sekedar tidur-tiduran dirumah jerami penjaga sawah...
Saat mentari mulai tenggelam...disitu kaki2 kecilku berlari pulang memasuki pekarangan rumah bercat putih berpagar coklat....
Ya....masa laluku yang penuh dengan aroma maskulin dan kebebasan untuk bermain....
Tambak ikan,sawah dan laut adalah kekasih hati kecilku...
sampai-sampai saking cintanya tiada pernah kulewatkan hari-hariku tanpa bercengkrama dengan mereka
Mengejar layangan..menguras tambak ikan...mencari belewah ..jika tidak, aku bersepeda bersama sahabat2ku ke pantai untuk mencari kerang.. Semua itu adalah rutinitas harianku yang sangat menggairahkan.
Aku 2 (dua) bersaudara kandung yang terlahir dari seorang ibu yang sangat cantik serta lembut.
beliau mempunyai kulit bersih bak pualam.sangat indah terawat..dpt dimaklumi..karena ibuku adalah anak dari seorang Jenderal TNI-AD Pangdam I Bukit Barisan..dan bapakku ????
bapakku adalah seorang tentara yang sangat disiplin dalam mendidik putri-putrinya.Beliau begitu gagah dan rupawan..persis bintang film idolaku saat itu.tutur katanya tegas..menandakan bhw dia adalah laki2 yg penuh kharisma...tidak ada satupun dari kami atau anak buah bapak yang berani membantah kata-katanya..apalagi aku??memandang wajahnyapun aku takuuut sekali.
Bapakku juga adalah salah satu pendiri karate dlm naungan INKAI di Indonesia dan menyandang sabuk hitam dan IV.tak heran dari kecil aku sudah berlatih karate dan bergelut dengan hal-hal yang berbau bela diri juga kekerasan fisik.
Aku tumbuh menjadi anak tomboi dan sangat pemberani...teman-temanku semuanya laki-laki..(hanny, iwan, doddy, ucok, hentje, si badung wowok, gogok, mas sonny dan masih banyak lagi )
lingkungan dirumahkupun semuanya kebanyakan laki-laki..ada sopir..ada caraka (istilah umumnya ajudan) dan seorang tukang kebun.
aku hidup dilingkungan komplek angkatan laut yang berdekatan dengan laut dipinggiran timur kota surabaya tercinta...
Saking tomboinya aku...banyak kawan-kawan perempuan yang suka berbisik-bisik dibelakangku dan mengatai aku dengan sebutan jagoan tengik...preman kecil..si ompong..tikus curut...dan masih banyak julukan lain untuk aku.
Tetapi tak ada sedikitpun aku gubris kata2 tersebut...cuek bebek...
Loncat pagar adalah kebiasaanku...memanjat pohon jambu sebelah rumah hingga mencapai ujung2 batang tersebut adalah hobbyku...dan satu hal lagi..........
Aku paling suka naik genteng gereja katedral diseberang rumah, sambil tidur-tiduran diatas genteng, menghayal..menulis..tidur siang..dan aku makan buah mangga atau pepaya yang buahnya dapat dengan mudah kuraih dari atas genteng gereja tersebut ...
Disekolah aku bukanlah murid yang terlalu pandai..sedikit keunggulanku dibanding murid2 lain adalah membaca puisi dan mengarang esai...
Extra kurikuler yang kuikuti pun gak jauh2 dari dunia maskulin...pramuka, Palang Merah Remaja dan Pecinta Alam...naik gunung...juga berkemah...
Selebihnya..semua biasa-biasa saja...
Aku punya pengalaman menarik saat aku duduk dibangku SMP....
kala itu aku lagi jalan jalan ke sebuah pasar tradisional yang bernama pasar blauran guna membeli buku pelajaran sekolahku..
saat aku asyik memilih memilih buku...sayup sayup kudengar teriakkan seorang ibu berteriak........
"Copeeeett....cooopeet...coppeeeet...tolooooooonngggg"
tanpa berfikir panjang naluri heroikku berontak, kulempar buku ditangan...kukejar pencopet itu..aku hadang langkaahnya dan aku bertarung melawannya...
naasnya...aku yang habis dipukuli sang pencopet yang bertubuh gempal itu hingga aku tergeletak pingsan...udah babak belur..pulang-pulang diomelin ibu..apes banget hariku saat itu......kenangan gila yang tidak mungkin kulupakan.
Singkat cerita...
Aku setelah lulus SMU Negeri 3 Surabaya yang terletak satu komplek dengan rumahku....
lagi-lagi orang tuaku mewajibkan aku untuk mencari universitas yang berlokasi paling dekat dengan rumah...
jatuhlah pilihan pada universitas Katholik ternama yang berkualitas bagus juga mahal biayanya.
sialnya lagi...ibu mendaftarkanku di jurusan sekretaris D3..
dan alasan yang disampaikan sangat tidak reasonable menurutku...
"kan kamu itu perempuan... kamu harus bisa lebih feminin....setelah lulus caarilah jodoh yang mapan....gak lama kemudiankamu harus buru buru kawin....."supaya ibu dan bapak cepat gendong cucu...busyet daah...
dalam hati aku mengumpat dan kecewaaaaa luar biasa.....
tapi apa daya...kata-kata orang tua bagaikan perintah Tuhan yang tidak bisa ditolak.
A tetap A dan selama lamanya harus....A.
Dengan berat hati aku mengikuti semua keinginan kedua orang tuaku....
Awal-awal duduk dibangku kuliah dipenuhi pertengkaran dan adu mulut dengan seniorku dalam Kegiatan Opspek...aku yang tidak mau disuruh suruh melakukan perbuatan konyol dan dibentak bentak menantang mereka....
karena fikirku.."Orang tua ku saja tdk pernah bentak2 aku"ini..(*maaf jika ada tersinggung)singkek ..bentak2 aku seenak udelnya aja....gue CUKIK (istilah pukulan dalam karate) loe baru rasa....."
Kutunggu dia digerbang depan dengan membawa 2 anak buah bapakku yang berpakaian dinas. melihat hal tersebut......senior2 itu lari terbirit birit...
dan alhasil......selama opspek aku selalu dianak emaskan ....:)
Beberapa bulan telah kulalui tanpa gairah...kekampus hanya sekedar numpang lewat..suara dosen yang mengajar bagaikan suara sepoi2 angin penghantar tidur....diktat-diktat pelajaran hanya sebagi bantal yang keras untuk kepalaku....
hari-hariku banyak kuhabiskan didojo tempatku berlatih karate..berlatih..berlomba..dan menang
di suatu hari yang indah....
Aku lihat ada sedikit keramaian di halaman kampusku...cewek2 cantik temanku yang bergaya feminin itu memperbincangkan suatu topik yang menurutku lain dari hari yang lain..begitu riuh dan ramainya...
Kudekati mereka...kutajamkan kedua telingaku dengan maksud untuk menguping pembicaraan mereka..(Ah..gak dosa ini kan yaaaa???fikirku..)hihihihihihi....
Woouuh..Aku baru tau sekarang...bahwa dikoran terbitan ibukota ada sebuah lowongan kerja untuk menjadi seorang Flight attendant alias pramugari....
Aaallaah....Flight attendent...!?!??pekerjaan apa itu??..paling paling kerjanya hanya lenggak lenggok dlm pesawat...nampang sana nampang sini..mereka bisanya hanya menonjolkan kecantikan lahiriah mereka saja...."
Akupun diam diam menjauh dan akhirnya menghilang dari kerumunan teman2ku. keluar kampus untuk nongkrong bersama teman-teman cowok......
Sehari...dua hari...seminggu berlalu...
Suatu malam aku terbangun dan lompat dari tempat tidurku...
dengan bergegas..bagaikan orang kesambet kuntilanak...kubongkar tumpukan koran yang terletak diruang keluarga...tak kutemukan juga apa yang kucari...
Aku berlari kegudang...kunyalakan lampu gudang dan kukeluarkan tumpukan koran yang sudah ditumpuk rapi dan diikat oleh mbok ginten pembantuku.
Kucari halaman...demi halaman...akhirnya dengan hidung dan mata merah karena alergi debu..,haaatzieeee...aku menemukan juga apa yang kumaksud...hmm...ya...ya...ya yuhuuuuiiiii....
Yaaaa...selembar kertas koran yang bertuliskan. "Flight Attendant requirment"
Mungkin semua orang berfikir...lagi mabuuk nih vica?!!..........
Masak seorang vica natalia mau menjadi seorang pramugari??????????????
Mimpi kali yeee....
pernah ada sebuah sindiran tetangga yg dialamatkan padaku kala itu,yang mengatakan bahwa mana mungkin aku bisa menjadi pramugari???wong liat saja jalannya kayak cowok..kakinya mengkangkang gak bisa rapat..(*kakiku seperti itu akibat kebanyakan split dlm salah satu kemampuan yg hrs dimiliki seorang karateka*)
Mendengar sindiran sindiran pedas itu jiwaku semakin tertantang dan bangkit...amarahku meledak....
Dalam hati aku memaki mereka seraya berkata...."Aku yakin aku BISA.....""..dan HARUS BISA..."
Singkat cerita..aku mendaftarkan diri dan mendapat urutan nomor 7813.
siaaaaal hujatku lagi......
Dapat angka 13 pulak....(*13 kan angka sial ya kaaaaaan??)...
Udahlah...mau diapakan lagi...toh udah beruntung berkas pendaftaranku masih diterima..(Karena kala itu pendaftaran sudah tutup berapa menit sebelum aku tiba dilokasi tujuan dan ada seorang bapak penerima berkas lamaran yang baik padaku)...
Dengan riang aku pulang kerumah....tanpa beban...walau tanpa aku sadari ada beban yang sangaaaat besar yang harus aku tanggung dibelakang hari kelak..(beban apakah ituu???????)....
Minggu demi minggu berjalan...singkat cerita 3 bulan sudah berlalu...
test demi test sudah aku lampaui...tetap dengan tanpa beban..dan hanya bermodalkan satu pasang rok dan kemeja juga sepasang anting2 pinjaman dari sahabatku tanti.hahahhaha (a greatfull thanks to tanti from mataram) :)
Akhir dari perjuangan ku selama ini untuk keluar dari kampus dan jurusan yang menurutku sanagt tidak pas buat aku itupun sudah tergambar didepan mata....
Ahhhaaa......sebentar lagi aku akan mempunyai sayap...
Aku akan terbang tinggi dan meninggalkan kampus dan semua mata kuliah laknat itu....
"Selamat tinggal kampusku...selamat tinggal mata kuliah tata perkantoran...selamat tinggal mata kuliah stenografi...selamat tinggal dosen killer mandarinku....aku bebaaaas sekarang.....
Hari test terakhir pun tiba...test pantukir(penentuan akhir) namanya...
Disitu aku ditanya secara mendetail mengenai silsilah keluarga dan tetek bengeknya...
Aku jawab santai dan penuh percaya diri karena aku yakin bahwa aku bakal lulus...
(Gimana tidak lulus.....wong tidak mungkinlah ada keluargaku yg tersangkut G30S PKI..bpkku seorang Marinir berpangkat Kolonel saat itu, kakekku seorang jendera bintang 2 TNI-AD..dan omku kakaknya ibu adalah seorang Perwira Tinggi dikepolisian..Hahahha..aku riang sekali)
Sesampai diakhir test..dan setelah dinyatakan lulus oleh team penguji. Salah satu dari mereka menyodorkan aku sebuah map yang berisi berkas untuk ditanda tangani sekali lagi oleh kedua orang tua calon awak cabin ini...
loooh kok????aku diam sebentar..aku terhenyak..dan baru tersadar..
Bahwa selama ini aku melakukan test sembunyi2 (*kebetulan bapakku dinas di jakarta dan ibuku sering berada dikota tsb menemani bapak..)
Ooowh..ooowh..eng ing eng..aku memutar otak untuk melancarkan aksiku berikutnya...
Setelah berfikir dan berfikir aku menyerah......sepertinya tidak ada jalan lain kecuali mengakui semua kesalahan yg sudah aku buat terhadap beliau..
Tapiiiii....."Aku gak beraniiiii Tuhaaaaan...." aku menjerit...
Memandang matanya pun aku tidak berani...apalagi berterus terang bahwa aku sudah memalsukan tanda tangan beliau....meminjam KTP beliau (tanpa ijin)......
Ooohhhh....Tuhaaannn!!!!
Apa yang harus kulakukan?????....
Dengan sangat terpaksa aku mengumpulkan keberanianku yg selama ini terserak....
Aku berangkat ke Jakarta...aku katakan pada mereka bahwa aku kangen dan ingin berlibur ke jakarta..beliau menyetujui rencanaku tersebut...
saat kuinjakkan kakiku di stasiun gambir.. kakiku gemetar...lidahku kelu..dan gigiku gemeretak...
sampai sampai ibuku menanyakan apakah aku sakit????aku hanya menggeleng...
Sepanjang perjalanan ke rumah dinas beliau, aku hanya diam dan duduk mematung dijok sebelah sopir tanpa bersuara..Celotehanku raib...bubar...ngaciiir.. entah kemana...
Keesokkan harinya....
Kuhampiri beliau yang kala itu sedang duduk santai diruang tv...
berlahan-lahan aku beringsut duduk mendekati bapak yang sedang asyik nonton siaran berita...ibu yang sedang menjahit pakaianku yang robek kecantol tempat duduk...
aku membungkuk...aku bersimpuh dikakinya....
Tapiiiii...mengapa suara ini jadi bisu fikirku....
Sial bener daaaah....
Bpk bertanya..."Kenapa kau duduk dibawah...???"
Dengan posisi yang sama aku tertunduk dan masih terdiam...aku hanya berdoa dalam hati...
Aku sudah berbohong selama ini Tuhan...tolong aku...keluarkan kata-kata dari bibirku...
Terserah deh Tuhan...apa saja yang mau Kau omongkan..."Aku hanya bisa pasrah dan biarkan Tuhan yang berbicara...percakapanku dgn Tuhan dlm hati kala itu.
Dengan suara lirih dan terputus-putus aku berkata....
"Bpk...akuuu...hhmm...aku sudah bohong selama ini padamu...aku sudah menyakiti hatimu"
"Aku......aku....aku.......eengg.....
Tiba-tiba bapakku berdiri dari duduknya dan berteriak lantang..."Kamu hamil yaaa??"Siapa yg melakukan ini semua padamu...bilang bapak!!!!! Saya tidak terima...dasar laki laki bajingan..
Aku kaget..dengan persepsi org tuaku yang totally salah tersebut...ibu sudah menangis dan terisak..
Ujar ibu "Mengapa kau tega membuat malu keluargamu nak???" bapakmu itu adalah orang terpandang..??
"Bapak dan ibumu tdk pernah mengajarimu seperti ini..."????!!!!
Dan kata-kata nasehat berjibun menghampiri telingaku...
Aku hanya bisa terdiam....akhirnya akupun ikutan menangis...(karena melihat ibuku menangis)
Parahnya lagi...melihat aku menangis...bertambah histeris lah mereka...dan smua kata dari A-Z terucap...
2 jam berlalu...setelah mereka terdiam dan capek untuk berkata-kata
dengan suara lirih tertahan aku terbata...
"Bapak...ibu...siapa yang bilang aku hamil???" aku tidak hamil kok.... :(
"Aku hanya berbohong bahwa selama ini aku sudah mengikuti test untuk menjadi seorang pramugari udara..."
Bola mata mereka yang semula bulat dan merah...tiba-tiba meredup...
Mulut mereka ternganga...wajah mereka menjadi bulat...fikiran mereka seakan tak percaya..
Bahwa semua prasangka dan tuduhan mereka ternyata salah ...
Kemudian aku melanjutkan ceritaku...(masih dengan kepala menunduk dan terbata)
"Aku sudah bohong dengan memalsukan tanda tangan bapak dan tanpa ijin mengambil KTP didompet milik bapak dan ibu....untuk difoto copy (*sebagai persyaratan administrasi)
Dan sekarang....aku terdiam sebentar....
dan Sekarang...aku dinyatakan lulus...
aku butuh tanda tangan bapak dan ibu sebagai syarat akhir pengisian berkas...
setelah itu aku tertunduk...dan aku cium kaki mereka sambil memohon maaf...
Reaksi pertama yang kuterima adalah... gebrakan meja yang sangat keras...
dengan gemetar aku masih dlm posisi jongkok dan tertunduk tidak berani memandang wajah beliau...
Reaksi kedua yang kudapat dari bapak....$%^&*%^&**
Beliau tertawa terbahak-bahak kemudian tanpa disadari aku sudah berada dalam pelukannya..tubuhku digendong...dan diayun-ayun laksana bayi baru lahir...
Mereka tertawa bangga dan bahagia...dan hal tersebut diluar dugaan dan ketakutanku selama ini....
Dengan kegirangan bapak katakan...bahwa bapak memaafkan perbuatanku dan merestui aku untuk menjadi seorang Pramugari...
Wouw..serasa disiram air dari surgawi dan seluruh malaikat bernyanyi menyambut kebahagiaan mereka
Legaaa...bahagia...dan geli-lucu bercampur menjadi satu...
Horeeeee...horeeeee....
akhirnya aku akan punya sayaaaap aku bisa terbang......teriakku....
Aku mampu buktikan pada seluruh orang didunia ini bahwa aku BISA.....!!!!!!!*#*
Pembelajaran yg dapat aku ambil dari peristiwa hidupku dulu adalah..
Bahwa...janganlah kita memandang rendah / memandang sebelah mata manusia, karena apa yang kita pandang rendah belum tentu akan terus dalam posisi rendah..
Rencana Tuhan sangat bervariasi dan indah untuk umatNYA..
janganlah kita mempunyai prasangka buruk terhadap siapapun juga dan langsung mengambil sebuah kesimpulan sebelum kita menjalani tahap demi tahap rencana Tuhan untuk kita......
Selesaikan segala sesuatunya sampai akhir dengan tekun dan penuh kesungguhan...baru kita bisa mengambil suatu kesimpulan diakhir rangkaian peristiwa...
bahwa...Betapa baiknya Tuhan itu....
Tuhan dapat merubah seorang vica natalia kecil yang tomboi...kurus...hitam dan dekil..menjadi seorang yang mengikuti kodratnya sebagai seorang wanita sejati"....
Tapi ingat...
untuk merubah hal tsb diperlukan suatu tekad yang bulat dan sayap (WINGS) yang kokoh >> yaitu..
Worth(nilai),
Insight(wawasan),
Nurturing (merawat)diri sendiri,
memiliki Goal (tujuan) hidup,
dan terakhir merencanakan suatu Strategy (strategi).....
Agar kita bisa menjangkau apa yang kita impikan dalam hidup ini....
sahabatku....
"Selamat memenuhi dunia dengan karya dan kreasi mu....selamat mengejar impian2 indahmu.....yang pasti semua itu haruslah didasari pada bimbingan dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan biarlah Kehendak Tuhan yang jadi dalam hidup kita..". GBU all...
Amlapura, 17092009 pk 01.20 wita...VN with love.....:)
aKu BeLum Tua
jika nanti umurku menapak di angka 40 tahun...
aku belum tua...
itu artinya ada dua orang gadis belia didalam tubuhku yang masing masing berusia 20 tahun..
ya....aku belum tua
rasanya baru saja melihat anak muda dengan gaya centil
dan rambut panjang potongan shaggy
bergaya aduhai mengitari mall dengan celoteh riang dan dandanan up to date
membuat semua mata pria tertuju padanya...
rasanya baru saja...
aku merasa belum tua...
ya...aku belum tua...
aku mau menghaturkan baktiku pada guru guru yang besar jasanya..
yang mengajari kaki ini berjalan dan berlari
mengajari hati teguh dan kokoh menuju jalan terang yang terbentang luas didepanku....
dan bagaimana perjuangan hidup harus selalu dikobarkan...
aku merasa belum tua...
jika nanti umurku 70 tahun, aku belum tua...
itu artinya ada 2 wanita didalam tubuhku, yang masing masing berumur 35 tahun..
itu sebabnya, aku merasa belum akan tua...
2 wanita muda yang sudah ribuan kali berkeliling dunia untuk menjalankan tugas mulia
sebagai seorang pramugari dengan sarat pengalaman dan sarat beban..
wakil Tuhan bagi dunia yang sangat gersang dan tandus akan kedamaian surga...
hidup yang harus terus disiasati..
tahu mana buritan dan haluan...tahu mana kebathilan dan kebenaran...
aku sudah tahu jawaban cerdik atas setiap pertanyaan yang diajukan...
"kau mau kemana ? "
"kau akan sekuat dan sejauh apa berjalan ? "
karena semua itu sudah kulampaui...
jika nanti aku berumur 80 tahun..aku belum tua
itu berarti ada 8 anak usia 10 tahun yang bermain dihalaman sekolah kehidupan..
tertawa riang...lepas tak berbeban..
memilin karet gelang untuk permainan lompat tali..
beradu layangan hingga sore menjelang...
itu berarti aku belum tua....
kuingin hidup seribu tahun lagi, di pelukan 100 kekasih dalam satu insan
berjalan bergandengan tangan, menikmati indahnya akhir masa usia bersamanya...
berdua...
hingga maut memisahkan kita... :)
kuingin hidup seribu tahun lagi, di pelukan 100 kekasih dalam satu insan
berjalan bergandengan tangan, menikmati indahnya akhir masa usia bersamanya...
berdua...
hingga maut memisahkan kita... :)
Jakarta, 2 Juni 2011
happy birthday to me......
..MuLai TerBiaSa..(oleh sakit yang kau toreh)
kau sakiti aku dengan ketidak berdayaanmu..
kau telanjangi aku dengan janji janji manismu
menggelitik pada jengkal ruas telingaku...
menggerogoti rasa cinta yang sudah kubangun sedepa demi sedepa...
ku mulai terbiasa berjalan sendiri menyusuri malam...
ditemani pemabuk gentangyangan
dan wanita malam...yang siap menggerayangi nuraniku
oleh kehinaan yang mereka pertontonkan dimuka umum..
ku mulai terbiasa memutuskan segala sesuatu dengan otak
dan ragaku sendiri...
tanpa ada kawan untuk berbagi...tanpa teman untuk bersanding.
kumulai terbiasa bercanda...berbagi dan mendongeng kan sebuah prosa cinta
pada angin malam dan dedaunan yang terlelap kala malam bergulir...
sakit yang kau toreh membuatku lebih dewasa dalam menyinkapi hidup ini..
menyadarkanku akan pentingnya arti sebuah kehadiran..
terima kasih untuk semua pembelajaran hidup selama hadirmu disisiku..
soekarno hatta int'l airport, 5 juni 2011
...aku tak sanggup..
malam malam penuh gemerlap bintang
tak seindah malam dalam bayangan...
tatkala bintang tersenyum manis
dan mengerling nakal padaku...
saat itu pula hatiku menyayat rindu yang menggunung..
ingin ku raihnya...
namun tangan mungil ini tak sanggup menjangkaumu...
kupupus sedikit demi sedikit estiap jengkal dalam lamunan
lamunku akan kerlip bintang..
serta harapku akan cahaya bulan...
terhapus bersama hingar bingar kota jakarta
malam ini....
bintang dan rembulan tak berpihak padaku..
menepisku bagai sampah tak berguna..
menamparku bagai terdakwa tanpa pengakuan...
kuterdampar dalam jurang ketidak berdayaan
tanpa arti...tanpa makna..
malam ini...
semua membeku..
bagai raga tanpa tulang dan darah...
ingin kuberlari menjauh dari kenyataan ini..
namun ku tak sanggup..
kakiku tertahan dalam lingkaran cinta yang menggunung...
tanganku terpaku dalam genggam asmaranya..
memborgol setiap rentang waktu dan pahitnya kenyataan hidup
betapa bodohnya aku...
cinta ini...
merengut semua kebahagiaan nyataku..
merangkak meminta seberkas sinar bintang yang tak kudapat..
mengejar mimpi ini..
bagai punguk merindukan bulan
ketegaranku rontok bersama buliran airmata,,,
mengaliri setiap detik waktu yang merayap berlahan...
menunggu datangnya sinar mentari diufuk timur bali
yang menjanjikan kedamaian bagi hati yang selalu sepi..
(disinilah tempat tuk berlabuh)
novotel, 4 juni 2011
bar lounge....pk. 22.30 wib
tak seindah malam dalam bayangan...
tatkala bintang tersenyum manis
dan mengerling nakal padaku...
saat itu pula hatiku menyayat rindu yang menggunung..
ingin ku raihnya...
namun tangan mungil ini tak sanggup menjangkaumu...
kupupus sedikit demi sedikit estiap jengkal dalam lamunan
lamunku akan kerlip bintang..
serta harapku akan cahaya bulan...
terhapus bersama hingar bingar kota jakarta
malam ini....
bintang dan rembulan tak berpihak padaku..
menepisku bagai sampah tak berguna..
menamparku bagai terdakwa tanpa pengakuan...
kuterdampar dalam jurang ketidak berdayaan
tanpa arti...tanpa makna..
malam ini...
semua membeku..
bagai raga tanpa tulang dan darah...
ingin kuberlari menjauh dari kenyataan ini..
namun ku tak sanggup..
kakiku tertahan dalam lingkaran cinta yang menggunung...
tanganku terpaku dalam genggam asmaranya..
memborgol setiap rentang waktu dan pahitnya kenyataan hidup
betapa bodohnya aku...
cinta ini...
merengut semua kebahagiaan nyataku..
merangkak meminta seberkas sinar bintang yang tak kudapat..
mengejar mimpi ini..
bagai punguk merindukan bulan
ketegaranku rontok bersama buliran airmata,,,
mengaliri setiap detik waktu yang merayap berlahan...
menunggu datangnya sinar mentari diufuk timur bali
yang menjanjikan kedamaian bagi hati yang selalu sepi..
(disinilah tempat tuk berlabuh)
novotel, 4 juni 2011
bar lounge....pk. 22.30 wib
Jumat, 06 Mei 2011
EGO anak manusia
kutak mau bulan sabit itu ....
Karena terlihat kecil tanpa cahya yang gemerlap...
Kumau bulan purnama itu...
Begitu bulat dan indahnya...
Sinarnya dapat menerangi tidur malamku...
Mauku..tak boleh sama dengan maumu...
Ku akan pulang dan mengerang tuk mendapatkannya... ku kan miliki mauku..
Kutak mau bunga bakung itu...
Lekuk lekuknya tak sedap dipandang ..
Tak berbau...tak ada kumbang yang menyambanginya...hidupnya pun di air keruh...
Kumau bunga mawar merah yang anggun dengan duri durinya kokoh menjaga kelopaknya...
Andai kudapat..kan kumiliki nya..
Jangan pernah menyentuhnya...
Karena kumiliki mauku...
Egoismu...
Bukan egoisku...
Maumu...
Bukan mauku...
Tak kudapat impiku..
Sisa remah mimpimu saja yang kukais..
Ku tak mengapa...
Amlapura, 6 mei 2011
Menanti empatimu muncul..
Karena terlihat kecil tanpa cahya yang gemerlap...
Kumau bulan purnama itu...
Begitu bulat dan indahnya...
Sinarnya dapat menerangi tidur malamku...
Mauku..tak boleh sama dengan maumu...
Ku akan pulang dan mengerang tuk mendapatkannya... ku kan miliki mauku..
Kutak mau bunga bakung itu...
Lekuk lekuknya tak sedap dipandang ..
Tak berbau...tak ada kumbang yang menyambanginya...hidupnya pun di air keruh...
Kumau bunga mawar merah yang anggun dengan duri durinya kokoh menjaga kelopaknya...
Andai kudapat..kan kumiliki nya..
Jangan pernah menyentuhnya...
Karena kumiliki mauku...
Egoismu...
Bukan egoisku...
Maumu...
Bukan mauku...
Tak kudapat impiku..
Sisa remah mimpimu saja yang kukais..
Ku tak mengapa...
Amlapura, 6 mei 2011
Menanti empatimu muncul..
Kamis, 28 April 2011
SiaPa Kau SeBeNaRNYa ?????
Siapakah kau sebenarnya, duhai Manusia.....
Kau menggerayangi seluruh belahan diriku
Menyelusup di setiap sudut persendianku...dalam kelopak mataku..ďan diantara buah dadaku..
Berenang lincah bersama aliran darahku
Seakan kau tak akan pergi dari setiap jengkal diriku...
Siapakah kau sebenarnya, duhai insan Tuhan...
Ketika ingin ku pejamkan mata
Kau hadir dengan senyum misteri..
Mengisi di setiap titik anganku
Namun jika ku membuka mata dan terjaga...
Kau menari dihadapanku seakan menjanjikan seribu satu mimpi...
Kutanya kau?
Bagaimana aku harus bertindak?
Setiap waktu..
Detik demi detik..
Menit demi menit..
Kau seakan peluk erat diriku...
Tak dapatkah ku lepas dari bayangmu walau sesaat ?
Siapakah sebenarnya kau, duhai lelaki terkasih..
Walau sosokmu hadir hanya dalam alam bawah sadarku..
Kau telah menyisakan seribu bayang
Yang tak akan punah meski semua mungkin kan berlalu pada akhirnya..
Kau juga menorehkan sebuah rasa
Yang tak dapat aku mengerti hingga detik ini...
VN avec amour ☺
Amlapura, 27 april 2011, 23.50 wita
Bon nuit mon mari...
Kau menggerayangi seluruh belahan diriku
Menyelusup di setiap sudut persendianku...dalam kelopak mataku..ďan diantara buah dadaku..
Berenang lincah bersama aliran darahku
Seakan kau tak akan pergi dari setiap jengkal diriku...
Siapakah kau sebenarnya, duhai insan Tuhan...
Ketika ingin ku pejamkan mata
Kau hadir dengan senyum misteri..
Mengisi di setiap titik anganku
Namun jika ku membuka mata dan terjaga...
Kau menari dihadapanku seakan menjanjikan seribu satu mimpi...
Kutanya kau?
Bagaimana aku harus bertindak?
Setiap waktu..
Detik demi detik..
Menit demi menit..
Kau seakan peluk erat diriku...
Tak dapatkah ku lepas dari bayangmu walau sesaat ?
Siapakah sebenarnya kau, duhai lelaki terkasih..
Walau sosokmu hadir hanya dalam alam bawah sadarku..
Kau telah menyisakan seribu bayang
Yang tak akan punah meski semua mungkin kan berlalu pada akhirnya..
Kau juga menorehkan sebuah rasa
Yang tak dapat aku mengerti hingga detik ini...
VN avec amour ☺
Amlapura, 27 april 2011, 23.50 wita
Bon nuit mon mari...
Selasa, 26 April 2011
S.E.T.I.A
Biarpun kadang aku bimbang
Pada tumpuan yang kupijak
Namun suara hati ini
Senantiasa berkata tak bolehlah membagi
Meski hanya sebuah senyum
Apalagi sebuah rasa
Hatiku telah kusisihkan untuk belahan jiwa...
Separuhnya teruntuk buah hatiku..
Meski pengorbanan ini kadang terasa menyakitkan...
Tapi inilah takdir Tuhan
aku yakin cinta yang kuperjuangkan
Akan terasa indah pada waktunya
Pada tumpuan yang kupijak
Namun suara hati ini
Senantiasa berkata tak bolehlah membagi
Meski hanya sebuah senyum
Apalagi sebuah rasa
Hatiku telah kusisihkan untuk belahan jiwa...
Separuhnya teruntuk buah hatiku..
Meski pengorbanan ini kadang terasa menyakitkan...
Tapi inilah takdir Tuhan
aku yakin cinta yang kuperjuangkan
Akan terasa indah pada waktunya
BIAR LANGIT YANG MENENTUKAN
Hangatnya selimut dalam kamarku malam ini..
Mengingatkanku akan hangatnya pelukanmu..
Lembutnya kecupanmu..
Kesejukan sungai kebahagiaan
Bagai menatap senyummu
Damaikan jiwaku..
Di mana.. belas kasih itu?
Bersamamu seperti mimpi semu
Hanya bisa merasakan abadinya asa
Dalam hati tersimpan banyak doa..
Kau bilang kita pasti bisa
Bisa saling mencintai...
Bersama sampai tua..
Bersatu hingga mati..
Kau bilang perbanyak doa dan harapan
Impian kita kan terwujud..
Yakinlah itu...ujarmu!!
Namun apa yang terjadi kini..?
Biarlah Langit yang memutuskan..
Satu keinginan..
Cinta kita jangan sampai berubah
Hati kita tetap menyatu
Menciptakan bahagia bersama
Ternyata semua tak semudah yang kita duga..
Rangkain puzzle kan berubah bentuk seiring datangnya rayu dunia..
Bagaimana.. harus ku hentikan kacau balaunya suasana hati?
Impian kita hanya sebatas dalam khayal..
Biarlah Langit malam yang memutuskan
Tentang alur cerita ini...
Mengingatkanku akan hangatnya pelukanmu..
Lembutnya kecupanmu..
Kesejukan sungai kebahagiaan
Bagai menatap senyummu
Damaikan jiwaku..
Di mana.. belas kasih itu?
Bersamamu seperti mimpi semu
Hanya bisa merasakan abadinya asa
Dalam hati tersimpan banyak doa..
Kau bilang kita pasti bisa
Bisa saling mencintai...
Bersama sampai tua..
Bersatu hingga mati..
Kau bilang perbanyak doa dan harapan
Impian kita kan terwujud..
Yakinlah itu...ujarmu!!
Namun apa yang terjadi kini..?
Biarlah Langit yang memutuskan..
Satu keinginan..
Cinta kita jangan sampai berubah
Hati kita tetap menyatu
Menciptakan bahagia bersama
Ternyata semua tak semudah yang kita duga..
Rangkain puzzle kan berubah bentuk seiring datangnya rayu dunia..
Bagaimana.. harus ku hentikan kacau balaunya suasana hati?
Impian kita hanya sebatas dalam khayal..
Biarlah Langit malam yang memutuskan
Tentang alur cerita ini...
AKU dan SEBUNGKUS ROKOK
Sepi..
Hanya ada aku dan sebungkus angan berisi sederet tembakau setiaku..
Satu demi satu,..
Rindu dan sesal membakar rambut mereka..
Seakan sebuah dupa diatas pura kecil didepan rumah...
Kepul asapnya bagai tarian hologram
Memproyeksikan bayang wajahmu hingga ke langit-langit kamarku
Apa setiap kisah cinta seperti tembakau ini?
Bermetafora menjadi abu..
Dan bangkainya terbengkalai pada pusara asbak berisi aksara tentang luka?
Hanya kau yang dapat merangkaikan cerita untukku...
Amlapura, 26 april 2011 - 23.00 wita
Un Malpropre heart
Hanya ada aku dan sebungkus angan berisi sederet tembakau setiaku..
Satu demi satu,..
Rindu dan sesal membakar rambut mereka..
Seakan sebuah dupa diatas pura kecil didepan rumah...
Kepul asapnya bagai tarian hologram
Memproyeksikan bayang wajahmu hingga ke langit-langit kamarku
Apa setiap kisah cinta seperti tembakau ini?
Bermetafora menjadi abu..
Dan bangkainya terbengkalai pada pusara asbak berisi aksara tentang luka?
Hanya kau yang dapat merangkaikan cerita untukku...
Amlapura, 26 april 2011 - 23.00 wita
Un Malpropre heart
Senin, 25 April 2011
selamat malam bintang malam
Bintang...
Tahukah kau..
Kulalui malam hingga pagi menjelang bersamamu..
Bersama sentuhan lembut dari alam khayal..dan bisikanmu menyeruak asa yang tertikam keulu hati terdalam..
Bintang..
Tanyakan padaku..
Sebatas mana ku sanggup melalui hari hari tanpa sehelai tirai dusta?dan topeng kemunafikan terpancang angkuh diwajahku?
Bintang..
Ironinya hidup,tak menghenyakkanku dalam alam sadar..
Seakan turut berdendang menyuarakan suara hati dengan senandung cinta semunya..
Baru kusadar..
Hidup ini indah ya bintang?
Seperti kulihat senyumanmu tatkala hujan berhenti menangis dan kau mulai membuka dirimu dalam gelapnya malam?
Mengembangkan tanganmu tuk mendekapku dalam kehangatan setitik sinarmu..
Bintang..
Terima kasih atas sekelip hadirmu dalam nafasku yang sudah mulai terengah..
Walau ini tak kekal...
Namun kutahu, semua kan indah pada waktunya...☺☺
Vn with lasting love
Amlapura ditengah malam
Tahukah kau..
Kulalui malam hingga pagi menjelang bersamamu..
Bersama sentuhan lembut dari alam khayal..dan bisikanmu menyeruak asa yang tertikam keulu hati terdalam..
Bintang..
Tanyakan padaku..
Sebatas mana ku sanggup melalui hari hari tanpa sehelai tirai dusta?dan topeng kemunafikan terpancang angkuh diwajahku?
Bintang..
Ironinya hidup,tak menghenyakkanku dalam alam sadar..
Seakan turut berdendang menyuarakan suara hati dengan senandung cinta semunya..
Baru kusadar..
Hidup ini indah ya bintang?
Seperti kulihat senyumanmu tatkala hujan berhenti menangis dan kau mulai membuka dirimu dalam gelapnya malam?
Mengembangkan tanganmu tuk mendekapku dalam kehangatan setitik sinarmu..
Bintang..
Terima kasih atas sekelip hadirmu dalam nafasku yang sudah mulai terengah..
Walau ini tak kekal...
Namun kutahu, semua kan indah pada waktunya...☺☺
Vn with lasting love
Amlapura ditengah malam
harapan untuk seseorang yg jauh..
Pendar bola mata indahmu...
Bak air yang mengalir disungai tandus...
Memadamkan seluruh buliran ego serta munafikku..
Memenuhi ruang kosong jantung hati lama tak bersuara..
Mematahkan ranting rapuh dalam jengkal tubuh hampir tak bernyawa...
Sentuhanmu...
Membuat darahku tersembur membasahi setiap luka pernah kurasa sebelumnya....
Untuk aku kau ada..
Untuk aku kau mengakar..
Menapaki setiap jengkal masa lalu yg kini tak brarti untukku...
Tak banyak harap yang tersisa kudapat...
Denganmu kurasa puas..
Cukupkan semua bejana kosong dalam hidupku..
Vn with love...
Amlapura, 25 april 2011, 23.20 tengah malam...
Bak air yang mengalir disungai tandus...
Memadamkan seluruh buliran ego serta munafikku..
Memenuhi ruang kosong jantung hati lama tak bersuara..
Mematahkan ranting rapuh dalam jengkal tubuh hampir tak bernyawa...
Sentuhanmu...
Membuat darahku tersembur membasahi setiap luka pernah kurasa sebelumnya....
Untuk aku kau ada..
Untuk aku kau mengakar..
Menapaki setiap jengkal masa lalu yg kini tak brarti untukku...
Tak banyak harap yang tersisa kudapat...
Denganmu kurasa puas..
Cukupkan semua bejana kosong dalam hidupku..
Vn with love...
Amlapura, 25 april 2011, 23.20 tengah malam...
Selasa, 12 April 2011
kesia siaan
Separuh hidup yg telah ku lalui adalah kesia siaan belaka..
Tanpa makna...tanpa cerita..
Siapa yang perduli dengan semua yang telah kulalui..
Tak seorangpun..
Kamupun tidak...
Geliat dan keangkuhan dunia menelanku hidup hidup..
Ganasnya hidup menerkam dan mencabik cabikku dlm balutan kengerian...
Wajar jika kumengadu pada lolong malam...
Berbalut kafan putih tanda kumenyerah pada maut...
Sesungguhnya...
Hidupku...
Hanya untuk pemangsa berkedok cinta
hidupku
aku adalah sepenggal kata usang yg tak bernyawa...
Tak perlu kau sentuh dengan tangisanmu..
Tak perlu kau sentuh aku dengan kata kata manis pujangga..
Karena bagiku semua adalah seonggok kain butut yang siap dihantar pada lekuk api yg membara...
Kataku..bak petir disiang bolong
Tak perlu kau cerna
tak perlu kau fikirkan
telanlah mentah mentah dan muntahkan kembali..
Karena tak ada fungsinya untuk hidupmu...
Biarkan aku terbang tinggi menghilang diawan gelap
Dan hantu malam menelanku hidup hidup...
Tak mengapa...
biar nanti arwahku yang menemani tidur malammu...
Disaat kau meratap...semua sudah terlambat..
Karena aku hanyalah seonggok kain usang tanpa makna...
Tak perlu kau sentuh dengan tangisanmu..
Tak perlu kau sentuh aku dengan kata kata manis pujangga..
Karena bagiku semua adalah seonggok kain butut yang siap dihantar pada lekuk api yg membara...
Kataku..bak petir disiang bolong
Tak perlu kau cerna
tak perlu kau fikirkan
telanlah mentah mentah dan muntahkan kembali..
Karena tak ada fungsinya untuk hidupmu...
Biarkan aku terbang tinggi menghilang diawan gelap
Dan hantu malam menelanku hidup hidup...
Tak mengapa...
biar nanti arwahku yang menemani tidur malammu...
Disaat kau meratap...semua sudah terlambat..
Karena aku hanyalah seonggok kain usang tanpa makna...
Selasa, 05 April 2011
TAK TAKUT KEHILANGAN
tak takut aku kehilangan indahnya mentari pagi,
embun yang bersujud sisudut dedaunan...
kupu kupu bercumbu ditas bunga
ceracau prenjak diseberang jendela...
mungkin gerimis dan pelangi,
atau selendang tipis kabut yang berlapis-lapis dilekuk perbukitan..
tempatku menulis sajak dan impian.
tak takut aku kehilangan pesona senja,
kilau emas padang ilalang...
angin berhembus sepoi - sepoi menyelisir rambutmu..
dan burung - burung kembali kesarang dalam barisan panjang
kehangatan cinta, seperti barisan pengaduanku ketika pulang kehatimu,
menyelesaikan setiap sajak dan persoalan..
bagaimana mungkin aku kehilangan,
padahal kau selalu disiku,
kutemukan segalanya menjadi lebih indah...
segala sajak jadi lengkap...
makanya ku tak takut kehilangan kerling bintang di malam hari
musik jangkerik dan serangga malam..
lampu lampu berpendaraan bagai untaian manikam
atau rembulan yang suka menyelinap diantara sajak dan rayuan
embun yang bersujud sisudut dedaunan...
kupu kupu bercumbu ditas bunga
ceracau prenjak diseberang jendela...
mungkin gerimis dan pelangi,
atau selendang tipis kabut yang berlapis-lapis dilekuk perbukitan..
tempatku menulis sajak dan impian.
tak takut aku kehilangan pesona senja,
kilau emas padang ilalang...
angin berhembus sepoi - sepoi menyelisir rambutmu..
dan burung - burung kembali kesarang dalam barisan panjang
kehangatan cinta, seperti barisan pengaduanku ketika pulang kehatimu,
menyelesaikan setiap sajak dan persoalan..
bagaimana mungkin aku kehilangan,
padahal kau selalu disiku,
kutemukan segalanya menjadi lebih indah...
segala sajak jadi lengkap...
makanya ku tak takut kehilangan kerling bintang di malam hari
musik jangkerik dan serangga malam..
lampu lampu berpendaraan bagai untaian manikam
atau rembulan yang suka menyelinap diantara sajak dan rayuan
SEJUMPUT RINDUKU
ku tak dapat bertutur...
saat sorot mata bathin menikam jantungku...
menggetarkan seluruh sendi sendi tulang...
sayup terdengar sayup suara yang hampir punah
berdendang ria dihati..
sambil memainkan kecapi dalam harmoni jingga cinta
berhembus bagai buaian syahdu..
dikala ku nestapa dalam kesendirian
menemani dinginnya malam
walau hanya dalam khayal dan pilu...
terima kasih sudah mengisi kesendirianku
walau hanya sesaat...
Langganan:
Komentar (Atom)