Selasa, 26 April 2011

BIAR LANGIT YANG MENENTUKAN

Hangatnya selimut dalam kamarku malam ini..
Mengingatkanku akan hangatnya pelukanmu..
Lembutnya kecupanmu..
Kesejukan sungai kebahagiaan
Bagai menatap senyummu
Damaikan jiwaku..

Di mana.. belas kasih itu?
Bersamamu seperti mimpi semu
Hanya bisa merasakan abadinya asa
Dalam hati tersimpan banyak doa..
Kau bilang kita pasti bisa
Bisa saling mencintai...
Bersama sampai tua..
Bersatu hingga mati..

Kau bilang perbanyak doa dan harapan
Impian kita kan terwujud..
Yakinlah itu...ujarmu!!
Namun apa yang terjadi kini..?
Biarlah Langit yang memutuskan..

Satu keinginan..
Cinta kita jangan sampai berubah
Hati kita tetap menyatu
Menciptakan bahagia bersama
Ternyata semua tak semudah yang kita duga..
Rangkain puzzle kan berubah bentuk seiring datangnya rayu dunia..

Bagaimana.. harus ku hentikan kacau balaunya suasana hati?
Impian kita hanya sebatas dalam khayal..
Biarlah Langit malam yang memutuskan
Tentang alur cerita ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar